Ikuti Kami :

Disarankan:

Jari Remaja di Ciamis Bengkak Akibat Cincin Tak Bisa Dilepas, Damkar Rancah Evakuasi dengan Gerinda

Minggu, 19 April 2026 | 14:11 WIB
Jari Remaja di Ciamis Bengkak Akibat Cincin Tak Bisa Dilepas, Damkar Rancah Evakuasi dengan Gerinda
Jari Remaja di Ciamis Bengkak Akibat Cincin Tak Bisa Dilepas, Damkar Rancah Evakuasi dengan Gerinda. Foto: Istimewa

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Rancah menunjukkan respons cepat dalam menangani insiden cincin yang tersangkut di jari seorang remaja, Minggu (19/4/2026). Proses evakuasi berhasil dilakukan dengan aman tanpa menimbulkan luka pada korban.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos WMK Rancah menunjukkan respons cepat dalam menangani insiden cincin yang tersangkut di jari seorang remaja, Minggu (19/4/2026). Proses evakuasi berhasil dilakukan dengan aman tanpa menimbulkan luka pada korban.

Peristiwa tersebut dialami oleh Ivan (14), warga Dusun Sukajaya, Desa Bolang, Kecamatan Dayeuhluhur. Ia datang ke Pos WMK Rancah sekitar pukul 10.35 WIB setelah cincin yang dikenakannya tidak bisa dilepas dan menyebabkan jari membengkak.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban membeli cincin dengan ukuran yang terlalu kecil.

“Korban membeli cincin dan langsung memakainya. Karena ukurannya terlalu kecil, cincin sulit dilepas dan menyebabkan pembengkakan pada jari,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Rancah yang terdiri dari tiga personel langsung melakukan penanganan. Petugas menggunakan alat gerinda mini untuk memotong cincin dengan hati-hati guna menghindari cedera pada jari korban.

Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan mengingat kondisi jari yang sudah membengkak. Namun berkat ketelitian dan pengalaman petugas, cincin berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan luka.

“Sekitar pukul 11.00 WIB, cincin berhasil dilepaskan dengan aman. Setelah itu, petugas kembali melanjutkan piket kesiapsiagaan,” tambahnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan aksesori, khususnya cincin dengan ukuran yang tidak sesuai. Jika mengalami kondisi serupa, masyarakat diimbau segera meminta bantuan petugas agar dapat ditangani secara aman dan profesional.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement