Ikuti Kami :

Disarankan:

Job Fair Tasikmalaya 2025, Viman: Langkah Awal Pemkot Kurangi Pengangguran

Kamis, 21 Agustus 2025 | 14:14 WIB
Job Fair Tasikmalaya 2025, Viman: Langkah Awal Pemkot Kurangi Pengangguran
Job Fair Tasikmalaya 2025, Viman: Langkah Awal Pemkot Kurangi Pengangguran. Foto: NewsTasikmalaya.com/Istimewa.

Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Job Fair 2025 sebagai upaya membuka akses lapangan kerja bagi masyarakat. Acara yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tasikmalaya berlangsung di Al Fath Building Center, Jalan Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, Rabu (20/8/2025).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Job Fair 2025 sebagai upaya membuka akses lapangan kerja bagi masyarakat. Acara yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tasikmalaya berlangsung di Al Fath Building Center, Jalan Letnan Harun, Kecamatan Bungursari, Rabu (20/8/2025).

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama di masa pemerintahannya dan akan dilaksanakan secara rutin.

"Untuk lapangan pekerjaan itu ada di Tasik PELAK pembiakan ekonomi kewilayahan. Di mana salah satunya adalah job fair ini kita yang pertama di pemerintahan kami dan kedepan akan kita coba setiap tahunnya ada," kata Viman kepada wartawan.

Job fair yang berlangsung selama dua hari ini menghadirkan 25 perusahaan dengan menyediakan 2.200 lowongan kerja. Langkah ini diharapkan dapat menekan angka pengangguran di Kota Tasikmalaya yang kini mencapai 25 ribu orang.

"Dan mudah-mudahan bukan hanya sekali saja di setiap tahun, tapi bisa beberapa kali dan ini terbuka bukan saja offline saja tapi onlinenya, dan juga di job fair kali ini memang ada langsung interview," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Viman juga menyampaikan bahwa peluang kerja di luar negeri, khususnya Jepang, terbuka lebar bagi tenaga kerja di sektor hospitality. Untuk itu, Pemkot Tasikmalaya akan memperkuat keberadaan Lembaga Pelatihan Kerja Luar Negeri (LPKL) dan Balai Latihan Kerja (BLK).

"Dan kedepan tadi sudah berdiskusi berdasarkan kebutuhan, bahwa BLK di Kota Tasik harus hadir dan kita harus punya BLK di Kota Tasik dan itu tahap atau langkah untuk solusi tenaga kerja di Kota Tasikmalaya," bebernya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah, perusahaan, dan lembaga pendidikan.

"Dan yang ditekankan link and mage antara perusahaan kemudian juga penyedia tenaga kerja dan juga SMK, SMA berkolaborasi dengan Pemkot serta provinsi dan pusat harus ada link and mage semua stakeholder. Kemudian juga kerjasama antar government and government dan pemerintah provinsi dan kota dan pusat," katanya.

Viman optimistis langkah ini akan membawa solusi nyata dalam mengatasi pengangguran.

"Serta dengan perusahaan yang ada dan kedepan optimis untuk Kota Tasikmalaya pengangguran harus ada solusi dan tenaga kerja harus kita salurkan dengan baik," tandasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement