TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya mencetak prestasi membanggakan di kancah nasional hingga internasional dengan memecahkan Rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) lewat penataan dan sajian opak terbanyak.
Capaian prestisius ini berhasil diraih setelah Pemkab Tasikmalaya menyajikan sebanyak 3.123 paket panganan tradisional opak khas Tasikmalaya. Prestasi tersebut menjadi kado ulang tahun terindah bagi Kabupaten Tasikmalaya yang tengah memperingati Hari Jadi Ke-394.
Penyerahan piagam penghargaan Rekor MURI Dunia dilakukan secara langsung oleh Senior Manager MURI, Triyono, dan diterima oleh Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin bersama Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi pada malam puncak rangkaian Hari Jadi di halaman Gedung Bupati (Gebu), Singaparna, Jumat (24/7/2026) malam.
Momen bersejarah tersebut turut disaksikan secara antusias oleh ribuan warga masyarakat serta jajaran pejabat Pemkab Tasikmalaya yang memenuhi lokasi acara.
Senior Manager MURI, Triyono, menjelaskan bahwa tim verifikator MURI turun langsung ke lapangan untuk menghitung dan memvalidasi kelayakan jumlah sajian opak yang dipamerkan.
"Pemkab Tasikmalaya awalnya menargetkan sebanyak 2.500 sajian paket opak. Namun, setelah tim MURI melakukan proses verifikasi dan penghitungan faktual, jumlahnya ternyata melampaui target hingga mencapai 3.123 paket opak khas Tasikmalaya," jelas Triyono.
Atas pencapaian melimpah tersebut, MURI mengukuhkan Pemkab Tasikmalaya sebagai pemegang rekor sajian opak terbanyak di dunia. Triyono menegaskan bahwa kategori rekor ini merupakan yang pertama kali tercatat dalam sejarah MURI.
"Ini bukan sekadar rekor tingkat nasional, melainkan Rekor Dunia. Ini merupakan catatan rekor baru di Museum Rekor-Dunia Indonesia untuk kategori sajian opak terbanyak, karena sebelumnya belum pernah ada peragaan rekor serupa di Indonesia maupun dunia," tegasnya.
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas piagam penghargaan yang diraih. Ia mempersembahkan rekor ini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya di usianya yang ke-394.
"Alhamdulillah, perwakilan MURI hadir langsung mengesahkan rekor MURI pembuat dan penyaji opak terbanyak. Ini tentu menjadi kebanggaan dan kado istimewa bagi kita semua," ujar Cecep.
Cecep menambahkan, makanan tradisional opak khas Tasikmalaya menjadi salah satu komoditas kuliner lokal yang terus didorong oleh pemerintah daerah agar naik kelas serta menjadi tulang punggung perekonomian para pelaku UMKM.
"Pencapaian ini merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Pemkab Tasikmalaya pada momen Hari Jadi untuk terus melestarikan warisan budaya sekaligus membawa potensi UMKM lokal menuju panggung dunia," pungkasnya.