TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang berujung penculikan terhadap seorang tukang bakso di wilayah Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, masih terus berproses. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (19/4/2026) itu kini memasuki tahap pendalaman lanjutan oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota.
Dalam perkembangan terbaru, polisi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Sementara itu, seorang perempuan berinisial E yang diduga menjadi pemicu insiden tersebut masih berstatus sebagai saksi dan tengah menjalani proses pendalaman.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, menegaskan bahwa penetapan tersangka bukan berarti kasus telah selesai. Pihaknya masih menelusuri sejumlah aspek penting, termasuk dugaan pelecehan yang disebut menjadi awal mula kejadian.
“Terkait dugaan pelecehan dalam kasus ini masih kami dalami. Sampai saat ini belum ada kesimpulan, kami mohon waktu,” ujar AKP Herman, Jumat (24/4/2026).
Ia menjelaskan, penyidik telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi untuk menguatkan konstruksi perkara.
“Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan. Jika dianggap cukup, nanti akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan langkah selanjutnya,” jelasnya.
Herman menyebutkan, setidaknya ada sekitar lima orang saksi yang telah diperiksa. Namun, ia belum merinci identitas maupun peran masing-masing saksi dalam kasus tersebut.
Proses penyelidikan dan penyidikan masih terus berjalan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa, sekaligus memastikan penanganan perkara dilakukan secara objektif dan berimbang.
Polisi juga memastikan akan menyampaikan perkembangan lanjutan kepada publik seiring dengan bertambahnya bukti dan keterangan dalam kasus ini.