Ikuti Kami :

Disarankan:

KOPRI Kota Tasikmalaya Luncurkan Kanal Pengaduan Digital untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Senin, 25 Mei 2026 | 19:56 WIB
KOPRI Kota Tasikmalaya Luncurkan Kanal Pengaduan Digital untuk Perlindungan Perempuan dan Anak
KOPRI Kota Tasikmalaya Luncurkan Kanal Pengaduan Digital untuk Perlindungan Perempuan dan Anak. Foto: Istimewa

Korps PMII Putri resmi meluncurkan kanal pengaduan digital bernama “KOPRI Care” sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kota Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Korps PMII Putri resmi meluncurkan kanal pengaduan digital bernama “KOPRI Care” sebagai upaya memperkuat perlindungan terhadap perempuan dan anak di Kota Tasikmalaya.

Peluncuran inovasi berbasis digital tersebut digelar di Sekretariat NU, Jalan Dokar, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Minggu (24/5/2026), dan dikemas dalam talkshow interaktif bertema “Membangun Sinergi Perlindungan Perempuan dan Anak Melalui Program KOPRI Care”. 

Kegiatan itu menghadirkan Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya, Epi Mulyana, serta Ketua KPAD Kota Tasikmalaya, Rina Marlina.

Hadirkan Ruang Aman Bagi Korban

Peluncuran KOPRI Care menjadi respons atas masih adanya kasus kekerasan domestik maupun publik yang menimpa perempuan dan anak di wilayah Kota Tasikmalaya.

Melalui platform tersebut, korban maupun saksi kini memiliki akses yang lebih aman, cepat, dan rahasia untuk melaporkan berbagai bentuk kekerasan atau pelecehan.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Laura Natalia Tatiratu, menegaskan bahwa kehadiran KOPRI Care merupakan bukti nyata kader perempuan tidak hanya bergerak dalam tataran wacana, tetapi juga menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.

Menurutnya, perlindungan perempuan dan anak membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, sehingga tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri.

“Melalui program KOPRI Care, kami membangun jembatan sinergi yang kuat antara masyarakat, aktivis, serta institusi berwenang seperti UPTD PPA dan KPAD Kota Tasikmalaya. Kami ingin memastikan tidak ada lagi korban di Kota Tasikmalaya yang merasa takut atau bingung harus mengadu ke mana,” ujar Laura, Senin (25/5/2026) malam.

Utamakan Kerahasiaan dan Pendampingan Korban

Dalam diskusi tersebut, peserta membahas berbagai persoalan mulai dari pemetaan kerawanan kasus, kendala psikologis korban saat melapor, hingga peran strategis KOPRI Care sebagai first responder yang siap berkolaborasi langsung dengan UPTD PPA dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

Laura menjelaskan, KOPRI Care dirancang ramah korban dengan mengutamakan asas kerahasiaan dan kemudahan akses.

Beberapa fitur utama dalam layanan tersebut meliputi jaminan kerahasiaan identitas, pendampingan terintegrasi, serta akses pelaporan yang mudah dijangkau masyarakat melalui perangkat digital.

“Sistem enkripsi data memastikan identitas pelapor dan korban aman dari stigma sosial. Setiap laporan akan diverifikasi dan dikoordinasikan secara cepat dengan UPTD PPA Kota Tasikmalaya, dan tautan pengaduan dapat diakses kapan saja melalui gadget,” jelasnya.

Melalui peluncuran KOPRI Care, KOPRI Kota Tasikmalaya mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, hingga pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi demi mewujudkan Kota Tasikmalaya yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement