Ikuti Kami :

Disarankan:

Kota Banjar Siap Dukung Program Nasional Tiga Juta Rumah per Tahun

Jumat, 26 September 2025 | 08:50 WIB
Kota Banjar Siap Dukung Program Nasional Tiga Juta Rumah per Tahun
Kota Banjar Siap Dukung Program Nasional Tiga Juta Rumah per Tahun. Foto: NewsTasikmalaya.com/Ilustrasi.

Pemerintah pusat tengah menyiapkan program pembangunan tiga juta rumah per tahun sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan. Program ini menjadi prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran dan tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah pusat tengah menyiapkan program pembangunan tiga juta rumah per tahun sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan. Program ini menjadi prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran dan tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029.

Masuk dalam daftar 77 Proyek Strategis Nasional (PSN), program tersebut menargetkan pembangunan satu juta rumah di perkotaan dan dua juta rumah di perdesaan. Untuk kawasan urban, konsep hunian vertikal seperti rumah susun dirancang agar terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), ASN, guru, hingga anggota TNI-Polri.

Kota Banjar menjadi salah satu daerah yang bersiap menyambut implementasi program ini. Dinas Lingkungan Hidup setempat telah melakukan survei terhadap 10.000 kepala keluarga yang berpotensi menjadi penerima manfaat.

“Kami sudah siapkan data, tapi jatah per kabupaten/kota belum ada kepastian. Masih digodok di Kementerian Perumahan,” ujar Kepala DLH Kota Banjar, Eri K Wardhana, Jumat (26/9/2025).

Menurutnya, kesiapan daerah sangat bergantung pada kejelasan teknis dan alokasi dari pemerintah pusat. “Kami menunggu tindak lanjut dari pusat agar bisa segera bergerak,” tambahnya.

Meski demikian, sejumlah tantangan masih membayangi, mulai dari ketersediaan lahan, skema pembiayaan, hingga pemetaan masyarakat sasaran. Untuk mempercepat realisasi, pemerintah pusat menyiapkan relaksasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan yang menyasar pelaku UMKM di bidang konstruksi, pengembang, hingga pedagang bahan bangunan.

 

Skema KUR Perumahan:

* Plafon: Rp500 juta – Rp5 miliar

* Bunga: Fixed 5% per tahun

* Tenor: Maksimal 4 tahun (modal kerja) / 5 tahun (investasi)

* Peruntukan: Pengadaan tanah, bahan bangunan, barang, dan jasa

Program tiga juta rumah ini diharapkan memberi efek berganda bagi perekonomian, mulai dari penambahan suplai perumahan, penyerapan tenaga kerja konstruksi, peningkatan kualitas kredit UMKM, hingga akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement