TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Liga Jabar Istimewa Kelompok Usia (KU) 10 Regional Priangan Timur resmi bergulir di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Sabtu (20/6/2026). Kompetisi sepak bola usia dini tersebut diikuti oleh 32 tim dari berbagai daerah di wilayah Priangan Timur.
Pembukaan turnamen dilakukan oleh Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya, Deddy Mulyana, bersama Ketua Askot PSSI Kota Tasikmalaya, H. Wahid.
Ketua Askot PSSI Kota Tasikmalaya, H. Wahid, menjelaskan bahwa kompetisi Liga Jabar Istimewa KU-10 akan berlangsung setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu. Sebanyak 32 tim peserta dibagi ke dalam delapan grup, dengan masing-masing grup terdiri dari empat tim.
“Untuk kategori KU-10 ini diikuti oleh 32 tim yang terbagi ke dalam delapan grup. Juara dan runner-up dari masing-masing grup akan lolos ke babak 16 besar, kemudian pertandingan dilanjutkan dengan sistem gugur atau knockout,” ujar Wahid kepada NewsTasikmalaya.com.
Ia menambahkan, tim yang berhasil meraih peringkat terbaik dalam kompetisi ini akan mendapatkan kesempatan melaju ke tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Nantinya tim yang menjadi juara akan berhak melanjutkan perjuangan ke tingkat Jawa Barat. Selain itu, panitia juga menyiapkan trofi dan penghargaan bagi tim yang berhasil finis di posisi satu hingga empat,” jelasnya.
Menurut Wahid, penyelenggaraan Liga Jabar Istimewa KU-10 merupakan bagian dari upaya pembinaan sepak bola usia dini yang berkelanjutan. Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan teknik, membangun karakter, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak dini.
“Turnamen ini menjadi wadah pembinaan bagi anak-anak. Bukan hanya soal mencetak gol atau meraih kemenangan, tetapi juga belajar disiplin, sportivitas, kerja sama tim, dan menikmati permainan sepak bola dengan gembira,” katanya.
Wahid pun memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tampil maksimal dan terus mengembangkan kemampuan mereka di dunia sepak bola.
“Selamat bertanding kepada seluruh anak-anak yang mengikuti kompetisi ini. Bermainlah dengan sportivitas, semangat, dan terus berlatih dengan sungguh-sungguh untuk meraih cita-cita sebagai pesepak bola masa depan,” pungkasnya.
Dengan digelarnya Liga Jabar Istimewa KU-10 Regional Priangan Timur, diharapkan lahir bibit-bibit pesepak bola potensial yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional di masa mendatang.