Ikuti Kami :

Disarankan:

Latih Respons Petugas Gardu Induk, PLN Gelar Simulasi Tanggap Darurat di GITET Tasikmalaya

Selasa, 26 Mei 2026 | 14:08 WIB
Latih Respons Petugas Gardu Induk, PLN Gelar Simulasi Tanggap Darurat di GITET Tasikmalaya
Latih Respons Petugas Gardu Induk, PLN Gelar Simulasi Tanggap Darurat di GITET Tasikmalaya. FOTO: Kristian.

Guna menguji kesiapsiagaan personel dan keandalan sistem pengamanan aset negara, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah melalui UPT Cirebon dan ULTG Ciamis kembali menggelar simulasi tanggap darurat skala besar, Selasa (26/5/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Guna menguji kesiapsiagaan personel dan keandalan sistem pengamanan aset negara, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah melalui UPT Cirebon dan ULTG Ciamis kembali menggelar simulasi tanggap darurat skala besar, Selasa (26/5/2026) pagi.

Latihan taktis yang dipusatkan di area Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Tasikmalaya, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya ini menggandeng unsur eksternal mulai dari UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD Kota Tasikmalaya, Polsek Tamansari, Koramil Cibeureum, hingga perwakilan operasional ULTG Garut.

Manajer ULTG Ciamis, Yadi Rachman, menjelaskan bahwa simulasi terpadu ini sengaja dirancang komprehensif dengan menyentuh berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan kerja (K3) di objek vital nasional (obvitnas).

"Kami melibatkan personel gabungan dari unit Garut, Ciamis, Banjar, Pangandaran, hingga Tasikmalaya. Skenario yang dipraktikkan meliputi penanganan aksi huru-hara, ancaman bom, mitigasi kebakaran, hingga tata cara penanganan kebocoran limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)," urai Yadi Rachman di lokasi kegiatan.

Yadi menekankan, simulasi periodik ini sangat krusial untuk memangkas durasi respons (response time) para petugas teknis saat dihadapkan pada situasi krisis di luar batas normal (abnormal). Selain itu, latihan ini berfungsi menumbuhkan langkah preventif guna meminimalisir risiko kecelakaan kerja fatal.

"Ini merupakan agenda rutin tahunan kami untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh instrumen garda terdepan. Alhamdulillah, rekan-rekan di lapangan sangat disiplin karena medan yang dihadapi menggunakan api riil. Melalui metode ini, insting mereka menjadi lebih sigap dan terlatih," kata Yadi tegas.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Damkar Kota Tasikmalaya, Erik Yowanda, melayangkan apresiasi positif atas langkah proaktif manajemen PT PLN (Persero). Menurutnya, PLN memiliki kepekaan tinggi dan sistem proteksi kebakaran internal yang mapan karena konsisten menggelar latihan berkala.

"Manajemen risiko di PLN sudah cukup baik. Mereka melaksanakan simulasi kebakaran ini secara rutin. Kami berharap kepekaan seperti ini bisa dicontoh oleh pihak swasta atau industri lain di Tasikmalaya untuk ikut serta aktif dalam pelatihan keselamatan kerja," pungkas Erik.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement