TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebanyak delapan orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Tasikmalaya yang telah dinyatakan lolos seleksi dan pelatihan resmi dilepas untuk bekerja di Jepang. Pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadan, di Aula Gedung Pusat Promosi Industri Kerajinan (PPIK), Kecamatan Cibeureum, Jumat (24/7/2026).
Wali Kota Tasikmalaya menegaskan bahwa program pelepasan PMI ini merupakan bentuk komitmen nyata Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya dalam mendorong kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing secara profesional, kompeten, dan sesuai prosedur resmi (prosedural).
"Hari ini ada delapan tenaga kerja asal Kota Tasikmalaya yang resmi berangkat ke Jepang. Ini menjadi salah satu solusi taktis dan cepat dari Pemkot Tasikmalaya untuk menekan tingkat pengangguran terbuka di daerah kita," ujar Viman.
Viman menjelaskan, program penempatan kerja luar negeri ini menyasar para pemuda daerah yang belum memiliki pekerjaan tetap. Sebelum diberangkatkan, para calon PMI mendapatkan pembekalan intensif mencakup pelatihan bahasa Jepang dan peningkatan keterampilan teknis.
"Mereka dididik dan dilatih, terutama penguasaan bahasa Jepang serta keterampilan kerja. Proses pelatihannya memakan waktu sekitar 6 hingga 10 bulan, tergantung pada prestasi dan kemampuan masing-masing peserta hingga kelulusan sertifikasinya keluar," terangnya.
Viman berharap para peserta yang berangkat dapat menjadi duta bangsa yang senantiasa menjaga nama baik Indonesia dan Kota Tasikmalaya di kancah internasional melalui etos kerja yang tinggi dan disiplin.
Ia mendoakan agar seluruh PMI senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, serta kesuksesan selama mengemban amanah pekerjaan di Negeri Sakura.
"Mudah-mudahan program ini berkelanjutan. Mereka pergi bukan hanya membawa nama diri pribadi, melainkan juga mengharumkan nama Kota Tasikmalaya dan bangsa. Ketika kembali nanti, pengalaman serta hasil kerja mereka tentu membawa dampak positif, tidak hanya bagi pribadi tetapi juga kesejahteraan keluarga," tutur Viman.
Lebih jauh, Viman memastikan Pemkot Tasikmalaya memberikan jaminan legalitas dan pendampingan penuh atas keberlangsungan program penempatan PMI ini.
"Untuk delapan orang PMI yang berangkat ini, Pemkot Tasikmalaya menjalin kerja sama resmi dengan pihak Dekoputen, jaringan perusahaan supermarket terkemuka di Kota Okayama, Jepang," pungkasnya.