Hadapi Ancaman Kekeringan, BPBD Kota Tasikmalaya Soroti Kondisi Armada Tangki Air yang Menua
Menjelang musim kemarau 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menghadapi tantangan dalam kesiapan armada operasional.
Disarankan:
Atlet cilik dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Hornet Climbing Club (HCC) menggelar latihan panjat tebing di Taman Dadaha.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Atlet cilik dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Hornet Climbing Club (HCC) menggelar latihan panjat tebing di Taman Dadaha.
Latihan ini bertujuan untuk mengasah keterampilan memanjat serta membentuk karakter yang tangguh sejak usia dini.
Ketua Hornet Climbing Club, Ai Reustia, menjelaskan bahwa tujuan utama dari latihan ini adalah untuk mendidik anak-anak sejak dini agar memiliki karakter kuat dan keterampilan yang mumpuni.
"Ini menggambarkan betapa pentingnya pembinaan sejak dini untuk mencetak atlet-atlet berprestasi di masa depan," ujar Ai, Rabu (21/8/2024).
Menurutnya, para atlet tidak hanya belajar tentang teknik panjat tebing, tetapi juga memahami nilai-nilai seperti ketekunan, disiplin, dan kepercayaan diri.
"Latihan ini tidak hanya mempersiapkan mereka untuk meraih prestasi di dunia olahraga, tetapi juga membentuk karakter kuat yang akan menemani mereka hingga dewasa," tambahnya.
Hornet Climbing Club memiliki target utama untuk menemukan dan mengembangkan bakat-bakat potensial anak-anak yang kelak dapat mengharumkan nama Tasikmalaya di kancah nasional maupun internasional.
"Anak-anak sudah mulai dilatih sejak usia 4 tahun agar nantinya mereka siap berkompetisi di jenjang kejuaraan sejak usia 6 tahun," jelas Ai.
Prestasi anak-anak dari HCC pun sudah mulai terlihat. Beberapa atlet cilik telah berhasil meraih prestasi di berbagai kejuaraan.
Raina Abdi Kamila Putri Amanat, misalnya, meraih peringkat 7 di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jawa Barat dan peringkat 15 di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kudus untuk kategori Youth E (usia 8-9 tahun). Sementara Syakira Salsa Bila meraih peringkat 25 di Kejurnas Kudus untuk kategori Youth D (usia 10-11 tahun).
Selain itu, dalam kejuaraan antar klub se-Jawa Barat, 12 anak dari HCC berhasil meraih medali, mulai dari perunggu hingga perak, dalam kurun waktu enam bulan.
"Prestasi ini membuktikan bahwa pembinaan sejak dini sangat penting untuk mencapai hasil yang gemilang," tandas Ai.
Salah seorang peserta latihan, Syakira Salsa Bila, mengungkapkan bahwa latihan panjat tebing ini bukan hanya untuk mengasah keterampilan, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun rasa percaya diri dan semangat.
"Dengan dukungan penuh dari FPTI Kota Tasikmalaya, diharapkan akan lahir atlet-atlet panjat tebing yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah nasional maupun internasional," kata Syakira.
Menjelang musim kemarau 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya menghadapi tantangan dalam kesiapan armada operasional.
Untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan, layanan samsat keliling Kota Tasikmalaya kembali hadir hari ini, Sabtu, 6 Juni 2026.
Warga Kota Tasikmalaya yang ingin memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM) kini bisa memanfaatkan layanan SIM keliling Polres Tasikmalaya Kota yang kembali hadir hari ini, Sabtu, 6 Juni 2026.