Ikuti Kami :

Disarankan:

Niat Mencari Ikan Sisa Portas, Bocah 7 Tahun di Kawalu Tasikmalaya Tewas Tenggelam

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:05 WIB
Watermark
Niat Mencari Ikan Sisa Portas, Bocah 7 Tahun di Kawalu Tasikmalaya Tewas Tenggelam.

Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun berinisial RAP Putra ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Cibangbay, Kampung Nanjungsari, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Senin (1/6/2026). Korban diduga tidak dapat menyelamatkan diri saat berada di titik kedalaman sungai.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Seorang bocah laki-laki berusia 7 tahun berinisial RAP Putra ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Cibangbay, Kampung Nanjungsari, Kelurahan Urug, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Senin (1/6/2026). Korban diduga tidak dapat menyelamatkan diri saat berada di titik kedalaman sungai.

Pihak kepolisian dari Unit Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota dan Polsek Kawalu segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan untuk melakukan pemeriksaan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Herman Saputra, S.H., M.H., C.H.R.A., menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini bermula saat korban bersama sekitar 10 orang temannya pergi ke sungai pada Senin sore sekira pukul 17.00 WIB.

"Berdasarkan keterangan saksi, korban dan teman-temannya pergi ke sungai karena mendapat kabar bahwa sebelumnya ada orang yang mencari ikan menggunakan portas (racun ikan). Diduga mereka ke sana untuk mencari sisa ikan hasil portas tersebut," ujar AKP Herman, Selasa (2/6/2026) pagi.

Petaka mulai disadari sekira pukul 17.30 WIB ketika rombongan anak-anak tersebut hendak bersiap untuk pulang. Mereka baru menyadari bahwa korban sudah tidak ada di antara rombongan. Rekan-rekan korban kemudian segera berlari meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pencarian.

Setelah dilakukan upaya pencarian bersama oleh warga setempat, korban akhirnya berhasil ditemukan sekira pukul 19.00 WIB. RAP ditemukan tepat di lokasi awal mereka mencari ikan, namun berada di dasar air dengan kedalaman kurang lebih 2 meter dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Meskipun saat kejadian berlangsung arus aliran Sungai Cibangbay dilaporkan tidak dalam keadaan deras, korban diduga tergelincir atau tidak bisa berenang saat berada di titik yang dalam tersebut.

Usai dievakuasi dari sungai, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga korban menyatakan telah ikhlas menerima kejadian ini dan menganggap musibah tersebut sebagai takdir. Keluarga juga secara resmi menolak untuk dilakukan prosedur autopsi terhadap jenazah.

Jenazah bocah malang tersebut langsung dimakamkan oleh pihak keluarga di tempat pemakaman keluarga setempat di Kampung Nanjungsari, Kelurahan Urug, pada Senin malam sekira pukul 22.45 WIB.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement