Ikuti Kami :

Disarankan:

OJK dan Pemkab Sumedang Perkuat Program KEJAR, 4.761 Pelajar Miliki Rekening Baru dengan Tabungan Rp2,46 Miliar

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:52 WIB
OJK dan Pemkab Sumedang Perkuat Program KEJAR, 4.761 Pelajar Miliki Rekening Baru dengan Tabungan Rp2,46 Miliar
OJK dan Pemkab Sumedang Perkuat Program KEJAR, 4.761 Pelajar Miliki Rekening Baru dengan Tabungan Rp2,46 Miliar. Foto: Istimewa

OJK bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang memperkuat Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) melalui Surat Edaran Bupati Nomor 41 Tahun 2026.

SUMEDANG, NewsTasikmalaya.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerbitan **Surat Edaran Bupati Sumedang Nomor 41 Tahun 2026 tentang Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) yang menjadi landasan untuk memperluas kepemilikan rekening tabungan bagi peserta didik di seluruh jenjang pendidikan.

Program ini menyasar siswa mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) dan sederajat. Tujuannya adalah membangun kebiasaan menabung sejak dini sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan formal.

Libatkan TPAKD dan Lembaga Keuangan Mikro

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Kabupaten Sumedang tidak hanya menggandeng sektor perbankan, tetapi juga melibatkan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) agar akses layanan keuangan semakin mudah dijangkau masyarakat.

Melalui koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), implementasi Program KEJAR dilakukan secara terstruktur hingga ke tingkat satuan pendidikan.

Salah satu inovasi yang diterapkan adalah pembagian wilayah pendampingan sekolah. Skema tersebut memungkinkan proses pembukaan rekening, pendampingan, pemantauan, hingga evaluasi program berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

OJK Apresiasi Komitmen Pemkab Sumedang

Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperkuat implementasi Program KEJAR sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian finansial generasi muda.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak hanya diukur dari banyaknya rekening yang berhasil dibuka, tetapi juga dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, industri jasa keuangan, serta seluruh pemangku kepentingan.

"Keberhasilan Program KEJAR di Kabupaten Sumedang menunjukkan pentingnya kepemimpinan daerah, kolaborasi lintas sektor, serta sistem monitoring yang berjalan dengan baik. Langkah-langkah seperti penerbitan surat edaran bupati, pelibatan TPAKD, pembagian wilayah pendampingan sekolah, hingga keterlibatan lembaga keuangan formal menjadi praktik baik yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain," ujar Nofa.

Menabung Bangun Karakter Sejak Dini

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa Program KEJAR bukan sekadar mendorong kepemilikan rekening, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda.

Menurutnya, budaya menabung akan membantu anak-anak belajar disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kemampuan merencanakan masa depan sejak usia dini.

"Menabung bukan hanya menyimpan uang, tetapi juga membangun karakter disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan merencanakan masa depan. Karena itu kami berkomitmen menghadirkan kebijakan yang menjangkau seluruh peserta didik serta memperkuat kolaborasi agar budaya menabung menjadi gerakan bersama di Kabupaten Sumedang," kata Dony.

Capai 4.761 Rekening Baru

Sinergi antara OJK, Pemkab Sumedang, TPAKD, serta lembaga jasa keuangan menunjukkan hasil yang positif.

Berdasarkan capaian Semester I Tahun 2026, Program KEJAR di Kabupaten Sumedang berhasil membuka 4.761 rekening baru (Number of Accounts/NoA) dengan total nominal tabungan mencapai Rp2,46 miliar.

Capaian tersebut dinilai menjadi indikator meningkatnya akses layanan keuangan formal bagi pelajar sekaligus tumbuhnya budaya menabung di lingkungan pendidikan.

Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan

Ke depan, OJK memastikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang, anggota TPAKD, industri jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Fokus kerja sama meliputi peningkatan edukasi keuangan secara berkelanjutan, perluasan akses terhadap layanan keuangan formal, serta penguatan implementasi Program KEJAR di seluruh jenjang pendidikan.

Melalui langkah tersebut, OJK berharap tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya generasi muda, terus meningkat sehingga mampu mendukung terciptanya ekosistem keuangan yang inklusif, sehat, dan berkelanjutan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement