Ikuti Kami :

Disarankan:

Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Persawahan Jalan Gubernur Sewaka Tasikmalaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:12 WIB
Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Persawahan Jalan Gubernur Sewaka Tasikmalaya
Pencari Rumput Ditemukan Meninggal di Persawahan Jalan Gubernur Sewaka Tasikmalaya. Foto: Denden.

Warga Sukaraja ditemukan meninggal dunia saat mencari rumput di sawah Jalan Gubernur Sewaka Kawalu (18/10/2026). Polres Tasikmalaya Kota mengonfirmasi keluarga menolak autopsi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Seorang pria lansia ditemukan meninggal di area persawahan di Jalan Gubernur Sewaka, Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, pada Minggu (18/10/2026) siang sekira pukul 11.30 WIB.

Korban diketahui bernama Jaja (59), seorang pekerja swasta warga Kampung Lapang, Desa Sirnajaya, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Januar Rangga Fardhela, membenarkan adanya insiden penemuan mayat di wilayah hukum Kecamatan Kawalu tersebut.

"Benar, piket siaga Reskrim bersama Pamapta Polres Tasikmalaya Kota, Unit Identifikasi (Inafis), dan Polsek Kawalu telah melakukan cek dan olah TKP penemuan warga meninggal dunia di area persawahan Jalan Gubernur Sewaka," ujar AKP Januar Rangga Fardhela, Minggu (18/10/2026) malam.

Berdasarkan kronologi kejadian, peristiwa bermula saat korban bersama tiga orang rekannya berangkat dari rumah di Sukaraja menuju kawasan Kawalu sekira pukul 06.00 WIB untuk mencari rumput pakan ternak. Setibanya di lokasi, korban dan para saksi berpencar ke beberapa titik area persawahan.

Sekira pukul 11.30 WIB, saat saksi bernama Odin (45) hendak beristirahat, ia terkejut melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di tanah dan tidak bernyawa. Korban diduga mengalami kelelahan saat mengarit rumput.

Saksi kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada dua rekan lainnya, Kirman (61) dan Dian (38), untuk membantu memindahkan jenazah korban ke saung terdekat. Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung mengamankan TKP dan membawa jenazah korban ke RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani pemeriksaan medis awal.

Dari hasil pemeriksaan medis awal di RSUD dr. Soekardjo, penyebab pasti kematian korban belum dapat ditentukan secara rinci tanpa melalui pemeriksaan dalam (autopsi). Kendati demikian, pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah takdir dan menolak prosedur autopsi.

"Pihak keluarga menolak untuk dilakukan tindakan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkas AKP Januar Rangga.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement