Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Kota Tasikmalaya Hari Ini, Kamis, 8 Oktober 2026
Layanan ini merupakan solusi praktis yang diberikan kepada warga yang ingin mengurus pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor samsat.
Disarankan:
Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya memperingati Hari Tani Nasional (HTN) ke-65 dengan berbagai kegiatan yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Acara berlangsung di Gedung PPIK, Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Rabu (24/9/2025).
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya memperingati Hari Tani Nasional (HTN) ke-65 dengan berbagai kegiatan yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Acara berlangsung di Gedung PPIK, Jalan Letjen Mashudi, Kecamatan Cibeureum, Rabu (24/9/2025).
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, dan dihadiri unsur DPRD, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP), para petani, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Viman menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya untuk para petani sebagai pahlawan pangan.
“Atas nama Pemkot Tasikmalaya, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Tani Nasional ke-65. Semoga momentum ini semakin menguatkan peran petani sebagai pahlawan pangan sekaligus memberi semangat baru untuk mewujudkan pertanian maju, berdaya saing, dan menyejahterakan,” ucap Viman.
Menurutnya, peringatan HTN tidak hanya sekadar mengenang lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria tahun 1960, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan apresiasi. Dalam acara ini, digelar sarasehan pembangunan pertanian, ekspo produk pertanian, temu usaha, serta Gerakan Pasar Murah (GPM).
Selain itu, Pemkot Tasikmalaya juga menyalurkan berbagai bantuan nyata bagi petani, mulai dari benih padi, calon induk ikan Nila Nirwana, bibit hortikultura, peralatan pertanian, hingga dukungan budidaya peternakan.
“Bantuan ini merupakan komitmen pemerintah untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani di Kota Tasikmalaya,” tegas Viman.
Data tahun 2025 menunjukkan, potensi pertanian Kota Tasikmalaya masih sangat besar. Dari total luas wilayah, sekitar 65% atau 11.298 hektare masih berupa lahan pertanian, terdiri dari 4.831 hektare sawah dan 6.467 hektare lahan bukan sawah. Jumlah petani tercatat mencapai 37.762 orang, dengan 722 kelompok tani dan 64 gapoktan.
“Ini adalah modal besar yang harus terus kita kembangkan agar pertanian di Tasikmalaya tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berdaya saing dan berkelanjutan,” jelasnya.
Viman juga menekankan tiga hal penting dalam peringatan HTN ke-65. Pertama, mengenang perjuangan petani sekaligus mengapresiasi peran mereka dalam ketahanan pangan. Kedua, memastikan petani tidak hanya menjadi objek, tetapi juga subjek pembangunan pertanian. Ketiga, mendorong Tasikmalaya menjadi daerah yang mandiri pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memperkuat posisi sektor pertanian sebagai pilar pembangunan daerah.
“Semoga ikhtiar kita hari ini membawa manfaat besar, tidak hanya bagi petani tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.
Layanan ini merupakan solusi praktis yang diberikan kepada warga yang ingin mengurus pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor samsat.
Program SIM keliling menjadi salah satu upaya kepolisian dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih cepat dan mudah dijangkau.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat koordinasi antara PLN dan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.