TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Seorang pria berinisial W, warga Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, diduga mengakhiri hidup dengan meloncat dari Jembatan Cirahong ke aliran Sungai Citanduy, Jumat (22/5/2026) pagi.
Peristiwa tersebut langsung memicu proses pencarian oleh tim SAR gabungan bersama aparat kepolisian. Namun hingga Jumat sore sekitar pukul 16.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan.
Proses pencarian sementara dihentikan karena terkendala cuaca hujan yang dinilai membahayakan tim pencari.
Kapolsek Manonjaya Polres Tasikmalaya Kota, AKP Soni Alamsyah, membenarkan adanya kejadian tersebut.
Berdasarkan keterangan salah seorang pemilik warung di sekitar lokasi, korban diketahui sempat membeli makanan ringan sebelum diduga meloncat dari jembatan.
“Sepeda ditinggal, dan korban berjalan ke arah Ciamis melewati jembatan. Setelah jajan seperti Bengbeng, roti dan air mineral, korban diduga loncat dari ketinggian kurang lebih 200 meter,” ujar AKP Soni.
Ia menjelaskan, korban diketahui merupakan warga Kota Tasikmalaya. Setelah menerima laporan, pihak kepolisian bersama tim gabungan langsung bergerak melakukan pencarian di sekitar aliran Sungai Citanduy.
Namun hingga proses pencarian dihentikan sementara, korban belum ditemukan.
“Belum membuahkan hasil. Keluarga korban sudah datang ke Polsek untuk melihat barang bukti berupa sepeda dan identitas korban. Untuk motif masih diselidiki, karena korban sempat ditanya warga alasannya ke arah jembatan dan mengaku hanya mau jalan-jalan,” jelasnya.
AKP Soni juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara yang melintasi Jembatan Cirahong, agar selalu berhati-hati dan tidak berhenti sembarangan di area jembatan.
Menurutnya, Jembatan Cirahong bukan tempat untuk nongkrong ataupun berswafoto karena berpotensi membahayakan keselamatan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap hati-hati, jangan banyak melamun dan jangan nongkrong di Jembatan Cirahong apalagi melihat ke arah sungai. Jembatan itu digunakan untuk perlintasan kendaraan, bukan untuk nongkrong,” pungkasnya.