Ikuti Kami :

Disarankan:

Polres Tasikmalaya Kota Kawal Aksi Unjuk Rasa Mosi Tidak Percaya Jilid II di Desa Pasirbatang

Sabtu, 16 Agustus 2025 | 14:54 WIB
Polres Tasikmalaya Kota Kawal Aksi Unjuk Rasa Mosi Tidak Percaya Jilid II di Desa Pasirbatang
Polres Tasikmalaya Kota Kawal Aksi Unjuk Rasa Mosi Tidak Percaya Jilid II di Desa Pasirbatang. Foto: Istimewa

Ratusan personel kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota bersama jajaran Polsek Manonjaya diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa bertajuk Mosi Tidak Percaya Jilid II yang digelar warga Desa Pasirbatang, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat (15/8/2025).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Ratusan personel kepolisian dari Polres Tasikmalaya Kota bersama jajaran Polsek Manonjaya diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa bertajuk Mosi Tidak Percaya Jilid II yang digelar warga Desa Pasirbatang, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat (15/8/2025).

Aksi yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB di halaman Kantor Desa Pasirbatang itu mendapat perhatian khusus dari aparat kepolisian. Sebanyak 215 personel gabungan diturunkan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh. Faruk, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung jalannya pengamanan di lapangan. Ia menegaskan bahwa tugas utama kepolisian adalah memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus menjamin kebebasan warga dalam menyampaikan pendapat.

“Polri hadir untuk menjaga ketertiban umum. Kami menghormati hak masyarakat dalam menyuarakan aspirasi, namun kami juga berkewajiban memastikan situasi tetap damai dan tidak mengganggu ketertiban,” ujar AKBP Faruk.

Sebelum aksi dimulai, seluruh personel yang terlibat lebih dulu mengikuti apel kesiapan di Kantor Desa Pasirbatang pada pukul 11.00 WIB. Dalam arahannya, Kapolres menekankan pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, dan sikap humanis dalam menghadapi massa aksi.

“Setiap anggota harus menjaga sikap, bertugas dengan humanis, serta mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat. Jangan sampai ada tindakan yang justru memicu gesekan,” tegasnya.

Meski sempat terjadi dinamika di lapangan, aksi unjuk rasa dapat berlangsung aman hingga selesai. Hal ini berkat sinergi antara kepolisian, perangkat desa, serta warga yang tetap mengedepankan cara-cara damai dalam menyampaikan aspirasi.

Kapolres pun mengapresiasi semua pihak yang telah mendukung terciptanya suasana kondusif. Ia berharap ke depan, setiap bentuk penyampaian aspirasi bisa dilakukan dengan cara yang tertib dan menjunjung nilai demokrasi.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak yang terlibat. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa aspirasi bisa disampaikan dengan damai tanpa mengorbankan keamanan,” tutup Kapolres.

 

 

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement