Ikuti Kami :

Disarankan:

Proses Evakuasi Jenazah di Sungai Citanduy Tasikmalaya Berjalan Dramatis, Petugas Gunakan Teknikal Rescue

Selasa, 19 Mei 2026 | 14:12 WIB
Watermark
Proses Evakuasi Jenazah di Sungai Citanduy Tasikmalaya Berjalan Dramatis, Petugas Gunakan Teknikal Rescue. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Warga Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tersangkut di bebatuan aliran Sungai Citanduy, Selasa (19/5/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Warga Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang tersangkut di bebatuan aliran Sungai Citanduy, Selasa (19/5/2026) pagi.

Jasad yang hingga kini belum diketahui identitasnya tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing sekitar pukul 09.30 WIB.

Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis karena petugas harus menghadapi medan yang terjal dan sulit dijangkau. Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Tasikmalaya, TNI, Polsek Cibeureum, Tim Identifikasi Polres Tasikmalaya Kota, petugas kamar mayat RSUD dr. Soekardjo, PMI, Satpol PP, unsur kelurahan, relawan, serta dibantu warga sekitar.

Medan lokasi penemuan yang berada di dasar aliran sungai membuat proses evakuasi cukup sulit. Jarak dari titik penemuan jenazah menuju lokasi ambulans diperkirakan mencapai sekitar 500 meter dengan tingkat kemiringan mencapai 45 derajat.

Petugas pun harus menggunakan peralatan khusus dan metode *technical rescue* untuk menggeser jenazah dari dasar sungai menuju lokasi yang lebih aman.

Koordinator Lapangan URC BPBD Kota Tasikmalaya, Harisman mengatakan, pihaknya menerima laporan penemuan mayat sekitar pukul 10.40 WIB dari pihak kelurahan.

“Kami langsung melakukan persiapan menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Dipastikan bahwa yang ditemukan memang sesosok jenazah laki-laki, namun identitas dan usianya masih belum diketahui,” kata Harisman di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, proses evakuasi dilakukan bersama tim gabungan hingga akhirnya jenazah berhasil dibawa ke Kamar Mayat RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya.

Namun demikian, proses evakuasi sempat mengalami kendala akibat medan yang sangat curam sehingga petugas harus menerapkan teknik penyelamatan khusus.

“Karena medannya sangat curam dengan kemiringan sekitar 45 derajat, kami menggunakan teknikal rescue untuk memudahkan pergeseran jenazah dari bawah ke atas,” ungkapnya.

Menurut Harisman, proses evakuasi dibagi menjadi tiga titik penarikan menyesuaikan kemampuan alat yang dimiliki petugas di lapangan.

“Jarak dari lokasi kejadian ke ambulans sekitar 500 meter karena posisinya berada di dasar sungai. Evakuasi tadi dibagi tiga titik sesuai kemampuan alat yang kami miliki dan alhamdulillah jenazah berhasil dievakuasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi jenazah saat ditemukan sudah membengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap sehingga diperkirakan korban telah meninggal lebih dari satu hari.

“Kondisi jenazah memang diperkirakan sudah lebih dari satu hari,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement