Ikuti Kami :

Disarankan:

Puluhan Sekolah di Kota Banjar Terima Smart TV dari Pemerintah Pusat, Pembelajaran Digital Kian Interaktif

Rabu, 22 Oktober 2025 | 09:07 WIB
Watermark
Puluhan Sekolah di Kota Banjar Terima Smart TV dari Pemerintah Pusat, Pembelajaran Digital Kian Interaktif. Foto: NewsTasikmalaya.com/Martin

Dunia pendidikan di Kota Banjar kini semakin modern. Puluhan Sekolah Dasar (SD) di wilayah tersebut menerima bantuan perangkat televisi pintar (smart TV) dari pemerintah pusat melalui program nasional Pendidikan Hebat Teknologi Canggih (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Dunia pendidikan di Kota Banjar kini semakin modern. Puluhan Sekolah Dasar (SD) di wilayah tersebut menerima bantuan perangkat televisi pintar (smart TV) dari pemerintah pusat melalui program nasional Pendidikan Hebat Teknologi Canggih (PHTC) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Dedi Suardi, S.Pd., M.Si., mengungkapkan bahwa hingga saat ini sudah 76 dari total 88 SD di Kota Banjar menerima bantuan tersebut. Sementara 12 sekolah lainnya masih menunggu jadwal distribusi berikutnya.

“Perangkat smart TV ini menggunakan teknologi Interactive Flat Panel (IFP) yang mendukung pembelajaran digital dan interaktif di ruang kelas,” jelas Dedi saat dihubungi, Rabu (22/10/2025).

IFP merupakan layar sentuh berukuran besar berbasis sistem operasi Android. Teknologi ini memungkinkan guru menampilkan materi pembelajaran dari laptop, menjalankan aplikasi edukatif, hingga berinteraksi langsung dengan siswa melalui fitur sentuh.

“Anak-anak menjadi lebih antusias karena belajar tidak lagi monoton. Guru pun bisa berinovasi dalam menyampaikan materi,” tambah Dedi.

Selain distribusi perangkat, Pemkot Banjar juga menyiapkan pelatihan khusus bagi guru agar penggunaan teknologi tersebut bisa optimal.

“Teknologi ini menjadi jembatan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih relevan, kreatif, dan menyenangkan,” ujarnya.

Salah satu sekolah yang sudah menikmati manfaat smart TV ini adalah SDN 2 Balokang. Kepala sekolah Ai Aan Hasanah, S.Ag., mengaku para siswa begitu antusias saat pertama kali menggunakan perangkat tersebut.

“Banyak anak langsung ingin mencoba. Suasana belajar jadi hidup dan lebih interaktif,” ungkap Ai Aan.

Menurutnya, penggunaan teknologi ini mengubah pola belajar tradisional menjadi lebih visual dan partisipatif.

“Dengan IFP, guru dapat memvisualisasikan konsep yang sulit dipahami siswa. Anak-anak bisa langsung berinteraksi lewat kuis atau simulasi. Bahkan, rapat guru kini lebih efisien karena bisa memakai IFP sebagai papan tulis digital,” ujarnya.

Ai Aan menegaskan bahwa pihak sekolah berkomitmen memanfaatkan teknologi ini secara maksimal agar peserta didik lebih siap menghadapi era digital.

“Kami ingin menunjukkan bahwa siswa di Banjar mampu bersaing di masa depan. IFP ini bukan sekadar alat bantu belajar, tapi juga jendela menuju dunia modern,” tegasnya.

Bantuan smart TV berukuran 70 inci ini kini sudah digunakan dalam kegiatan belajar mengajar di berbagai SD di Kota Banjar. Guru dapat menampilkan video pembelajaran, simulasi sains, hingga kuis interaktif yang membuat siswa lebih aktif dan kreatif di kelas.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement