Ikuti Kami :

Disarankan:

Keren! Atlet Cilik Tasikmalaya Syaquila Faeyza Sabet Emas di Kejuaraan Taekwondo Internasional Yogyakarta

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:25 WIB
Keren! Atlet Cilik Tasikmalaya Syaquila Faeyza Sabet Emas di Kejuaraan Taekwondo Internasional Yogyakarta
Keren! Atlet Cilik Tasikmalaya Syaquila Faeyza Sabet Emas di Kejuaraan Taekwondo Internasional Yogyakarta.

Syaquila Faeyza Arizoya, atlet taekwondo cilik berusia 8 tahun asal Kota Tasikmalaya, sukses menyabet medali emas Kategori Prestasi dalam Kejuaraan Taekwondo Internasional di Yogyakarta yang berlangsung pada 18–20 Juni 2026.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Atlet cilik asal Kota Tasikmalaya, Syaquila Faeyza Arizoya (8), sukses mengharumkan nama daerah di kancah antarbangsa. Syaquila berhasil menyabet medali emas dalam ajang Kejuaraan Taekwondo Internasional yang berlangsung di Yogyakarta pada 18–20 Juni 2026.

Kejuaraan bergengsi skala internasional ini diikuti oleh perwakilan dari 21 provinsi di Indonesia serta empat negara sahabat, yaitu Australia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Dalam kompetisi tersebut, Syaquila yang bernaung di bawah Dojang Galunggung Taekwondo Team (GTT) turun di Kategori Prestasi dan sukses membawa pulang podium tertinggi serta piagam emas.

Siswi SDN Galunggung ini merupakan putri sulung dari pasangan Ariwiyanto dan Eka Arie Ramdhani. Meski baru menginjak usia 8 tahun, Syaquila mampu menunjukkan kedisiplinan tinggi dan mental bertanding yang solid saat berhadapan dengan atlet-atlet tangguh dari berbagai daerah dan mancanegara.

Orang tua Syaquila, Ariwiyanto dan Eka, mengaku sangat bersyukur sekaligus bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih buah hati mereka.

"Alhamdulillah, ini capaian yang sangat membanggakan bagi kami sebagai orang tua. Semoga anak saya tidak cepat puas dan bisa terus konsisten serta semangat dalam berlatih," ujar Ariwiyanto pada Sabtu (20/6/2026) sore.

Ariwiyanto berharap prestasi internasional yang diraih putrinya dapat menjadi pemantik motivasi bagi para atlet pemula, baik di internal Dojang GTT maupun bagi ekosistem atlet bela diri di Kota Tasikmalaya secara umum.

"Kami juga berharap ke depan ada dukungan nyata dari Pemkot Tasikmalaya untuk para atlet di Dojang GTT. Semoga karakter disiplin yang terbentuk lewat bela diri taekwondo ini bisa terus tertanam, menjaga konsistensi di pertandingan selanjutnya, serta memotivasi bibit-bibit baru," pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement