Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan Puluhan Ribu Personel untuk Tangani Karhutla di Berbagai Daerah
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel gabungan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia.
Disarankan:
PWI Pusat mempersiapkan grand launching 38 website PWI Daerah yang akan digelar serentak pada 1 Oktober 2026 bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila.
JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat terus memperkuat transformasi digital organisasi melalui pengembangan jaringan website yang terintegrasi di seluruh Indonesia. Sebanyak 38 portal PWI Daerah kini tengah dipersiapkan untuk diluncurkan secara serentak pada 1 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Persiapan peluncuran jaringan website tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Kantor PWI Pusat, Lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Rapat dipimpin langsung Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal PWI Pusat Marthen Selamet Susanto, Ketua Bidang Multimedia dan IT Hilman Hidayat, Ketua Bidang Penyiaran Auri Jaya, serta jajaran pengurus lainnya. Puluhan pengurus PWI Daerah dari seluruh Indonesia juga mengikuti rapat secara daring sebagai pengelola portal daerah.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai aspek kesiapan jaringan website dibahas, mulai dari aktivasi portal daerah, pengelolaan konten, hingga penguatan sinergi pemberitaan antara PWI Pusat dan PWI Daerah.
Akhmad Munir menyebutkan, pembangunan jaringan portal digital PWI telah memasuki tahap akhir. Seluruh portal daerah telah disiapkan dan tinggal memasuki fase pengaktifan serta pengisian konten secara rutin menjelang peluncuran resmi.
"Ibaratnya saat ini mobil sudah keluar dari showroom, tinggal dipanaskan mesinnya dan kita siap berlari pada 1 Oktober 2026, tepat di Hari Kesaktian Pancasila," kata Akhmad Munir.
Menurutnya, keberadaan 38 portal daerah tersebut menjadi langkah strategis untuk membangun ekosistem informasi yang terhubung dari tingkat pusat hingga daerah.
Melalui jaringan tersebut, berbagai aktivitas organisasi, program peningkatan kompetensi wartawan, informasi jurnalistik, hingga isu-isu daerah dapat terpublikasi dan saling terhubung dalam satu platform digital.
"Website ini bukan hanya milik PWI Pusat, tetapi menjadi rumah bersama bagi PWI di seluruh Indonesia. Dengan 38 portal daerah yang terkonsolidasi, kita ingin informasi dan kegiatan PWI dari Aceh sampai Papua dapat terhubung, saling menguatkan, dan mendapatkan ruang publikasi yang lebih luas," ujarnya.
Menjelang peluncuran resmi, seluruh PWI Daerah diminta segera mengaktifkan portal masing-masing dan mulai membangun ritme produksi konten harian.
Setiap daerah juga diwajibkan menunjuk person in charge (PIC) yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan website, sehingga portal dapat berjalan aktif sejak sebelum grand launching berlangsung.
"Karena itu, saya meminta seluruh PWI Daerah mulai mengaktifkan portalnya, menunjuk PIC dan membangun ritme pengisian konten sejak sekarang. Jangan menunggu 1 Oktober. Saat grand launching nanti, seluruh mesin harus sudah hidup dan 38 portal daerah sudah bergerak bersama," tegasnya.
Selain memperkuat infrastruktur digital, Akhmad Munir menekankan pentingnya peningkatan kualitas konten dan profesionalisme wartawan sebagai bagian dari transformasi digital organisasi.
Menurutnya, kehadiran website harus dimanfaatkan untuk memperluas distribusi informasi berkualitas sekaligus memperkuat kolaborasi antara PWI Pusat dan seluruh PWI Daerah.
"Transformasi digital bagi PWI bukan sekadar menghadirkan website. Yang lebih penting adalah bagaimana teknologi ini kita gunakan untuk memperkuat profesionalisme wartawan, memperluas distribusi informasi yang berkualitas, dan membangun kolaborasi antara PWI Pusat dan PWI Daerah," katanya.
PWI Channel Lengkapi Ekosistem Digital
Konsolidasi portal daerah ini menjadi lanjutan dari langkah PWI Pusat dalam memperkuat kanal komunikasi digital. Sebelumnya, PWI telah meluncurkan PWI Channel, sebuah platform podcast yang menghadirkan diskusi mengenai dunia pers, komunikasi publik, teknologi informasi, hingga berbagai isu strategis nasional.
Episode perdana PWI Channel menghadirkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo sebagai narasumber.
Ke depan, jaringan 38 portal daerah dan PWI Channel diharapkan saling mendukung dalam membangun ekosistem informasi yang lebih luas dan terintegrasi.
"PWI Channel sudah kita mulai, sekarang 38 portal daerah kita konsolidasikan. Ke depan, seluruh kanal ini harus saling terhubung sehingga PWI memiliki ekosistem digital yang kuat, aktif, dan mampu mengikuti perkembangan cara masyarakat mengonsumsi informasi," ujar Munir.
Melalui penguatan jaringan digital tersebut, PWI berharap dapat membangun sistem komunikasi organisasi yang lebih modern, memperluas jangkauan informasi, serta menghubungkan aktivitas insan pers dari berbagai daerah dalam satu ekosistem digital nasional.
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel gabungan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Indonesia.
Prabowo menyerukan “Free Palestine” di Gontor saat peringatan 100 tahun. Ia juga mengajak generasi muda belajar sungguh-sungguh dan membangun Indonesia yang kuat.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pendidikan gratis di seluruh satuan pendidikan negeri, mulai dari SD hingga perguruan tinggi.