Ikuti Kami :

Disarankan:

PWSB Terbentuk, Warga Dorong Stasiun Banjar Jadi Pusat Konektivitas dan Penggerak Ekonomi Daerah

Senin, 28 September 2026 | 11:44 WIB
PWSB Terbentuk, Warga Dorong Stasiun Banjar Jadi Pusat Konektivitas dan Penggerak Ekonomi Daerah
PWSB Terbentuk, Warga Dorong Stasiun Banjar Jadi Pusat Konektivitas dan Penggerak Ekonomi Daerah. Foto: NewsTasikmalaya.com/Sukirman

Perkumpulan Warga Stasiun Banjar (PWSB) resmi terbentuk sebagai wadah kolaborasi masyarakat untuk mendorong pengembangan kawasan Stasiun Banjar.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Kawasan Stasiun Banjar dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang tidak hanya sebagai pusat transportasi, tetapi juga sebagai penggerak konektivitas, aktivitas ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu alasan lahirnya Perkumpulan Warga Stasiun Banjar (PWSB).

PWSB resmi diperkenalkan dalam kegiatan Silaturahmi dan Syukuran Pembentukan PWSB yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Minggu (27/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Banjar, unsur kewilayahan, anggota legislatif Daerah Pemilihan Pataruman, jajaran pelindung, penasihat, pengawas dan pengurus PWSB, serta warga dan pelaku aktivitas di kawasan Stasiun Banjar.

Pelindung PWSB, Sulyanati, mengatakan pembentukan organisasi tersebut merupakan inisiatif masyarakat untuk membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam mendorong pengembangan kawasan Stasiun Banjar.

Menurutnya, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga dapat berperan aktif dalam menjaga dan mengembangkan lingkungan di sekitarnya.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjar. Dukungan Wali Kota dan kehadiran Wakil Wali Kota pada kegiatan ini kami maknai sebagai satu kesatuan semangat Pemerintah Kota Banjar untuk hadir bersama masyarakat," ujar Sulyanati.

Ia menilai pembangunan tidak selalu harus dimulai dari program besar maupun anggaran yang besar. Kehadiran pemerintah, komunikasi yang baik, fasilitasi, keterbukaan terhadap aspirasi masyarakat, serta kemauan untuk berjalan bersama menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan daerah.

Stasiun Banjar Punya Nilai Strategis dan Historis

Sulyanati menjelaskan, Stasiun Besar Kereta Api Banjar yang berada di Kelurahan Hegarsari memiliki nilai historis sekaligus posisi strategis bagi Kota Banjar. Dalam dokumen tata ruang daerah, kawasan tersebut juga tercatat sebagai bagian dari kawasan cagar budaya.

Menurutnya, status tersebut dapat menjadi modal untuk memperkuat fungsi kawasan Stasiun Banjar, tidak hanya sebagai simpul transportasi, tetapi juga sebagai pusat aktivitas masyarakat.

PWSB mengusung tiga konsep utama dalam pengembangan kawasan, yaitu Gateway, Epicentrum, dan Hub Konektivitas.

Konsep Gateway menempatkan Stasiun Banjar sebagai pintu gerbang pergerakan orang, barang, informasi, dan peluang ekonomi.

Sementara Epicentrum dimaknai sebagai pusat tumbuhnya aktivitas ekonomi, sosial, pelayanan publik, serta kreativitas masyarakat.

Adapun Hub Konektivitas menegaskan fungsi Stasiun Banjar sebagai simpul yang menghubungkan mobilitas masyarakat dengan berbagai potensi wilayah di sekitarnya.

"Stasiun Banjar tidak kita pandang hanya sebagai tempat datang dan berangkatnya kereta api. Di sekitarnya terdapat masyarakat, pelaku usaha, jasa, transportasi, dan berbagai aktivitas ekonomi," kata Sulyanati.

Jadi Jembatan Kolaborasi Masyarakat

PWSB menegaskan keberadaannya bukan untuk mengambil alih kewenangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) maupun pemerintah daerah. Organisasi tersebut hadir sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Ke depan, PWSB membuka ruang kolaborasi dalam berbagai bidang, mulai dari sosial, kebersihan, keamanan, lingkungan, pelayanan publik, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dengan mengusung semangat "Bersama Menjaga, Bersama Bermitra, Bersama Sejahtera", PWSB berharap kawasan Stasiun Banjar dapat berkembang menjadi ruang kolaborasi masyarakat sekaligus pusat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi warga Kota Banjar.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement