Ikuti Kami :

Disarankan:

RA Raihan Persis 27 Tasikmalaya Kenalkan Budaya Sunda kepada Anak Didik Lewat WARINGKAS

Jumat, 15 Mei 2026 | 07:55 WIB
RA Raihan Persis 27 Tasikmalaya Kenalkan Budaya Sunda kepada Anak Didik Lewat WARINGKAS
RA Raihan Persis 27 Tasikmalaya Kenalkan Budaya Sunda kepada Anak Didik Lewat WARINGKAS. Foto: Istimewa

RA Raihan Persis 27 Kota Tasikmalaya terus berupaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada anak-anak sejak usia dini melalui kegiatan bertajuk WARINGKAS atau Warga Raihan Ngamumule Kabudayaan Sunda, Kamis (14/5/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — RA Raihan Persis 27 Kota Tasikmalaya terus berupaya menanamkan kecintaan terhadap budaya daerah kepada anak-anak sejak usia dini melalui kegiatan bertajuk WARINGKAS atau Warga Raihan Ngamumule Kabudayaan Sunda, Kamis (14/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Ngasuh Kalayan Asih ku Kabudayaan Sunda tersebut digelar di lingkungan sekolah dengan menghadirkan berbagai aktivitas edukatif bernuansa budaya Sunda.

Melalui kegiatan itu, para siswa diperkenalkan dengan beragam kesenian dan tradisi Sunda secara menyenangkan melalui konsep belajar sambil bermain.

Sejak pagi hingga siang hari, anak-anak tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari memainkan alat musik tradisional Sunda, mengenakan pakaian adat, hingga mencoba aneka makanan tradisional khas Sunda.

Tidak hanya itu, kegiatan juga menjadi ajang mempererat hubungan emosional antara orang tua, guru, dan anak melalui berbagai aktivitas kebersamaan yang dikemas secara interaktif dan edukatif.

Kepala RA Raihan Persis 27 Kota Tasikmalaya, Vernalia Hazar, mengatakan kegiatan WARINGKAS merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam melestarikan budaya lokal sekaligus memperkenalkan identitas budaya Sunda kepada generasi muda sejak dini.

IMG_20260515_064543

Menurutnya, pengenalan budaya daerah penting dilakukan agar anak-anak tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan teknologi dan budaya modern yang semakin pesat.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan nilai-nilai budaya Sunda kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, edukatif, dan mudah dipahami,” ujar Vernalia.

Ia menjelaskan, kegiatan WARINGKAS memiliki sejumlah tujuan, di antaranya mengenalkan kebudayaan dan kesenian Sunda kepada anak, memperkenalkan makanan tradisional, memperkaya pengalaman belajar melalui bermain, membangun bonding antara orang tua, guru dan siswa, serta membiasakan anak untuk tertib dalam bermain dan beraktivitas.

Menurut Vernalia, pendekatan pembelajaran berbasis budaya dinilai efektif dalam membangun karakter anak sejak dini melalui nilai-nilai kebersamaan, sopan santun, dan gotong royong.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan edukatif, tetapi juga mampu menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya daerah.

“Semoga anak-anak semakin mencintai budaya Sunda dan tumbuh menjadi generasi yang tetap menjaga nilai-nilai luhur budaya daerah,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement