Lokasi dan Jadwal Samsat Keliling Kota Tasikmalaya Hari Ini, Kamis, 8 Oktober 2026
Layanan ini merupakan solusi praktis yang diberikan kepada warga yang ingin mengurus pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor samsat.
Disarankan:
Ratusan perwakilan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten Tasikmalaya mendatangi Gedung DPRD pada Jumat (12/9/2025). Mereka menyampaikan tuntutan terkait kesejahteraan yang dinilai belum diperhatikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Ratusan perwakilan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kabupaten Tasikmalaya mendatangi Gedung DPRD pada Jumat (12/9/2025). Mereka menyampaikan tuntutan terkait kesejahteraan yang dinilai belum diperhatikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya.
Audiensi dengan Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya ini membahas sejumlah persoalan, di antaranya insentif yang belum dibayarkan sejak April hingga September 2025, seragam baru yang belum sepenuhnya dibagikan, serta BPJS Kesehatan yang tidak aktif sejak pertengahan 2024.
“Kami datang ke DPRD untuk minta tuntutan direalisasi, terkait insentif, BPJS Kesehatan, dan seragam. Baru tiga seragam per desa dari Pemkab,” ujar Sekretaris Umum Linmas, Andry Wijaya, kepada wartawan.
Andry menjelaskan, jumlah anggota Linmas di Kabupaten Tasikmalaya mencapai sekitar 8.040 orang. Dari jumlah tersebut, banyak yang belum menerima seragam baru, sementara hampir 90 persen BPJS Kesehatan mereka tidak aktif.
“Hasil pertemuan, beberapa tuntutan akan dilaporkan untuk ditindaklanjuti. Insentif akan dikomunikasikan dewan ke pimpinan, BPJS Kesehatan mulai hari ini diproses percepatan,” terang Andry.
Ia menambahkan, aktivasi BPJS sangat mendesak mengingat mayoritas anggota Linmas merupakan warga lanjut usia (manula).
“BPJS Kesehatan hampir 90 persen tidak aktif, insentif enam bulan belum dibayar. Kami khawatir kalau ada yang sakit tidak ada yang tahu,” ungkapnya.
Andry berharap Pemkab Tasikmalaya, khususnya Bupati, dapat lebih memperhatikan kondisi Linmas yang memiliki tugas penting dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Harapan suara kami didengar, tugas diperhatikan, kesejahteraan diperhatikan. Orang tua bisa perhatian ke anaknya,” pungkasnya.
Layanan ini merupakan solusi praktis yang diberikan kepada warga yang ingin mengurus pajak kendaraan tanpa harus datang langsung ke kantor samsat.
Program SIM keliling menjadi salah satu upaya kepolisian dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih cepat dan mudah dijangkau.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat koordinasi antara PLN dan Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam mendukung pembangunan serta peningkatan pelayanan kelistrikan bagi masyarakat.