Jatuh dari Plafon Kamar Mandi Warga Ciamis, Ular Sanca 2,1 Meter Dievakuasi Damkar
Petugas Damkar Ciamis mengevakuasi ular sanca sepanjang 2,1 meter yang mendadak jatuh dari plafon kamar mandi warga di Jalan Hariang Banga, Rabu (7/10/2026) .
Disarankan:
Tragedi kecelakaan maut kembali terjadi di jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Seorang pemuda berinisial ARAF (20), warga Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel Bojongsari, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, pada Rabu malam (6/8/2025).
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Tragedi kecelakaan maut kembali terjadi di jalur perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Seorang pemuda berinisial ARAF (20), warga Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel Bojongsari, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, pada Rabu malam (6/8/2025).
Peristiwa nahas ini berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB di perlintasan kereta api yang tidak dilengkapi palang pengaman resmi milik PT KAI. Kecelakaan tersebut sontak menggegerkan warga sekitar yang sebelumnya melihat gerak-gerik mencurigakan dari korban.
Menurut penuturan Kasi Pemerintahan Desa Dewasari, Tatang, warga setempat sempat melihat korban berjalan mondar-mandir di sekitar rel sejak pukul 21.00 WIB. Bahkan, korban sempat mencoba menghentikan kendaraan yang hendak melintas.
“Beberapa saksi mengatakan, korban terlihat bingung dan seperti sedang menunggu sesuatu. Setelah kereta api lewat, warga tidak melihat lagi keberadaan korban. Selang 10 menit, tubuh korban ditemukan sudah tidak bernyawa di sekitar rel,” ungkap Tatang.
Motor milik korban ditemukan terparkir di dekat pos penjagaan rel, lengkap dengan KTP dan tas selempang yang disimpan di bawah jok. Identitas tersebut menjadi petunjuk penting yang mengarahkan petugas pada alamat keluarga korban di Kecamatan Kawali.
“Begitu kami mengetahui identitasnya, kami segera menghubungi pemerintah desa asal korban. Pihak keluarga langsung menuju RSUD Ciamis setelah mendapat kabar duka tersebut,” tambah Tatang.
Kapolsek Cijeungjing, AKP Jajang Sahidin, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa lokasi kecelakaan merupakan perlintasan tidak resmi yang sering dilewati warga namun tidak memiliki sistem pengamanan yang memadai.
“Ini perlintasan tanpa palang pintu resmi dari PT KAI, dan kecelakaan terjadi saat kereta melintas malam tadi. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kronologi dan motif kejadian,” terang AKP Jajang.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa korban tidak sedang mengendarai sepeda motornya saat insiden terjadi. Dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban sengaja berada di jalur rel, namun polisi masih mendalami penyebab pastinya.
Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Ciamis untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya sistem keamanan di perlintasan rel, terutama yang belum dilengkapi palang resmi.
Petugas Damkar Ciamis mengevakuasi ular sanca sepanjang 2,1 meter yang mendadak jatuh dari plafon kamar mandi warga di Jalan Hariang Banga, Rabu (7/10/2026) .
Satreskrim Polres Ciamis berhasil membekuk dua pelaku pencurian toko bangunan asal Tasikmalaya kurang dari 24 jam setelah beraksi di Cipaku.
Berikut adalah informasi cuaca terkini untuk wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.