Ikuti Kami :

Disarankan:

Ruang Guru SDN 3 Batulawang Ambruk, Disdikbud Kota Banjar Minta Percepatan Revitalisasi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:39 WIB
Ruang Guru SDN 3 Batulawang Ambruk, Disdikbud Kota Banjar Minta Percepatan Revitalisasi
Ruang Guru SDN 3 Batulawang Ambruk, Disdikbud Kota Banjar Minta Percepatan Revitalisasi.

Bangunan bekas ruang guru SDN 3 Batulawang Kota Banjar ambruk pada Selasa malam. Kadisdikbud Dedi Suardi memastikan tidak ada korban jiwa dan mendorong percepatan program revitalisasi.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Salah satu bangunan di SDN 3 Batulawang, Kota Banjar, dilaporkan ambruk pada Selasa malam. Bangunan yang ambruk tersebut merupakan bekas ruang guru yang sudah tidak difungsikan akibat kerusakan sebelumnya dan dialihfungsikan sebagai gudang penyimpanan.

Kepala SDN 3 Batulawang mengungkapkan bahwa kondisi struktur tanah di sekitar areal bangunan sekolah memang tergolong cukup rapuh. Kendati prihatin, pihak sekolah bersyukur lantaran insiden robohnya atap dan dinding tersebut terjadi di luar jam aktivitas sekolah sehingga tidak memakan korban.

“Namanya juga musibah. Alhamdulillah, kejadian ini berlangsung malam hari sehingga tidak ada korban jiwa. Mudah-mudahan revitalisasi bisa segera dipercepat agar bangunan yang rusak dapat segera diperbaiki,” ujarnya.

Menanggapi insiden tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banjar, Dedi Suardi, langsung meninjau lokasi kejadian. Menurutnya, ambruknya bangunan diduga akibat kondisi material yang sudah tidak sanggup menanggung beban struktur bagian atas, ditambah posisi sekolah yang berdiri di kawasan lereng pegunungan.

“Bangunan itu sudah tidak difungsikan sebagai ruang guru karena mengalami kerusakan. Jadi, selama ini digunakan untuk gudang,” ujar Dedi saat ditemui usai mengecek kondisi bangunan sekolah yang ambruk, Rabu (14/10/2026).

Dedi memastikan bahwa musibah ini tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa, mengingat posisi ruang kelas berdiri secara terpisah dan dalam kondisi aman. Oleh karena itu, skema relokasi sekolah belum perlu dilakukan.

Guna menjamin keamanan lingkungan sekolah secara menyeluruh, Disdikbud akan segera melakukan uji kelaikan terhadap bangunan fisik lainnya untuk mengantisipasi potensi musibah susulan.

Dedi menjelaskan bahwa SDN 3 Batulawang sebenarnya sudah masuk dalam skema usulan program revitalisasi dari pemerintah. Kepala sekolah bahkan telah menyelesaikan tahapan bimbingan teknis (bimtek) dan kini tinggal menunggu penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS).

“Kami akan mendorong agar perjanjian kerja sama segera diselesaikan sehingga rehabilitasi bangunan bisa segera dilaksanakan,” kata Dedi.

Dedi menegaskan bahwa pihak dinas akan berkoordinasi intensif dengan fasilitator kementerian agar proses perbaikan gedung yang ambruk bisa diprioritaskan, termasuk opsi pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB).

Di samping itu, Disdikbud Kota Banjar juga akan bersinergi serta menunggu hasil kajian teknis tingkat kerusakan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Banjar, khususnya bagi ruang-ruang bangunan yang berkategori rusak berat demi memastikan keselamatan seluruh warga sekolah.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement