Jadwal Sholat Hari Ini di Kabupaten Ciamis, Kamis 15 Oktober 2026
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Disarankan:
STIKes Muhammadiyah Ciamis mewisuda mahasiswa Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Islamic Center Ciamis, Rabu (14/10/2026).
CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Sebanyak 235 mahasiswa STIKes melaksanakan Sumpah Profesi dan Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Islamic Center Ciamis, Rabu (14/10/2026). Dalam momentum tersebut, kampus menyampaikan rencana transformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis dengan penambahan enam program studi baru.
Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nur Hidayat, S.KM., M.M., mengatakan wisuda bukan sekadar penanda keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pendidikan, melainkan juga hasil kerja sama antara mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, dan keluarga.
“Momentum wisuda dan pengambilan sumpah profesi ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah dalam perjalanan akademik para lulusan, tetapi juga menjadi refleksi bagi kita semua. Kita tidak hanya melihat keberhasilan individu, tetapi juga keberhasilan kolektif,” kata Nur Hidayat dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, STIKes Muhammadiyah Ciamis terus berupaya mengembangkan institusi di tengah dinamika dan tantangan pendidikan tinggi. Salah satu langkah yang disiapkan ialah transformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis.
Rencana tersebut mencakup penambahan enam program studi, yakni S-1 Psikologi, S-1 Sains Biomedis, S-1 Hukum, S-1 Manajemen, S-1 Bisnis Digital, dan S-1 Informatika.
“Mohon doa dari seluruh hadirin, insyaallah dalam waktu yang dekat STIKes Muhammadiyah Ciamis akan bertransformasi menjadi Universitas Muhammadiyah Ciamis dengan penambahan enam program studi baru,” ujarnya.
Selain pengembangan institusi, Nur Hidayat menyoroti transformasi digital dalam pelayanan akademik. Sejak Tahun Akademik 2024/2025, kampus telah menjalankan digitalisasi dokumen akademik yang meliputi ijazah, transkrip nilai, dan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI).
Dokumen tersebut tersimpan secara elektronik dan dilengkapi kode verifikasi berupa barcode atau QR code. Sistem ini memungkinkan pihak terkait memvalidasi dokumen lulusan secara lebih cepat dan akurat.
“Implementasi digitalisasi dari proses penerimaan mahasiswa baru sampai dengan terbitnya ijazah ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, dan mutu pelayanan akademik,” tutur Nur Hidayat.
Menurut dia, digitalisasi juga mendukung penerapan konsep paperless campus atau kampus yang mengurangi penggunaan kertas. Kebijakan tersebut diharapkan membuat administrasi dan pengarsipan lebih efisien sekaligus memperkuat tata kelola kampus yang modern.
Nur Hidayat berharap para lulusan terus mengembangkan diri, menjunjung tinggi nilai-nilai Islam, serta memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada orang tua mahasiswa serta pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Ciamis atas dukungan terhadap pengembangan pendidikan di STIKes Muhammadiyah Ciamis.
Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi yang hadir mewakili Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, turut menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati. Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, ia mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan yang telah menyelesaikan pendidikan dan meraih capaian akademik.
Menurut Andang, wisuda bukan sekadar seremoni penutup masa pendidikan, tetapi menjadi awal perjalanan untuk mengamalkan ilmu pengetahuan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Hari ini, saudara-saudara tidak hanya membawa pulang gelar akademik atau pengakuan atas keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Saudara-saudara juga membawa amanah, tanggung jawab, dan harapan masyarakat yang kelak akan dipercayakan kepada saudara-saudara dalam menjalankan profesi di bidang kesehatan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, perkembangan ilmu pengetahuan, transformasi digital, perubahan pola penyakit, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat menuntut tenaga kesehatan untuk terus belajar dan beradaptasi.
Menurut Andang, tenaga kesehatan tidak cukup hanya menguasai teori dan keterampilan teknis. Mereka juga harus memiliki kemampuan komunikasi, ketelitian dalam mengambil tindakan, kecakapan bekerja sama, serta kepekaan terhadap kondisi dan kebutuhan pasien.
Ia menegaskan, pelayanan kesehatan pada hakikatnya merupakan pelayanan terhadap manusia. Karena itu, tenaga kesehatan harus menjalankan tugas dengan tanggung jawab, empati, dan integritas.
“Saya berharap para lulusan STIKes Muhammadiyah Ciamis mampu menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya unggul dalam kompetensi, tetapi juga luhur dalam budi pekerti, tidak hanya cakap dalam menjalankan prosedur, tetapi juga santun dalam berkomunikasi,” kata Andang.
Andang juga menekankan pentingnya sumpah profesi sebagai komitmen moral dan etis bagi tenaga kesehatan. Menurut dia, sumpah tersebut harus menjadi pedoman dalam menjalankan pekerjaan, menghormati martabat manusia, menjaga kerahasiaan pasien sesuai ketentuan, serta memberikan pelayanan berdasarkan kompetensi dan standar profesi.
Ia meminta para lulusan selalu mengutamakan keselamatan pasien, menjaga mutu pelayanan, dan memegang teguh etika ketika menghadapi situasi sulit.
“Ketika menghadapi situasi yang sulit, berpeganglah pada etika. Ketika dihadapkan pada pilihan yang menuntut tanggung jawab, utamakan keselamatan pasien. Ketika bekerja dalam keterbatasan, tetaplah menjaga mutu pelayanan,” tuturnya.
Andang berharap para lulusan dapat menjalankan amanah profesi dengan penuh tanggung jawab dan menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Adapun data yang melaksanakan Sumpah Profesi dan Wisuda diantaranya D3 Keperawatan sebanyak 30 orang, D3 Kebidanan sebanyak 10 orang, D3 Farmasi sebanyak orang 25, D3 Teknologi Laboratorium Medis sebanyak 29 orang, S-1 Keperawatan Program A dan B, sebanyak 139 orang, Profesi Ners sebanyak 2 orang. Jumlah seluruhnya yang mengikuti Sumpah Profesi dan Wisuda kali ini sebanyak 235 orang.
Wisuda tersebut menjadi momentum bagi para lulusan untuk memulai pengabdian profesional sekaligus bagi STIKes Muhammadiyah Ciamis untuk melanjutkan pengembangan institusi, meningkatkan kualitas layanan akademik, dan memperkuat kesiapan menghadapi perubahan dunia pendidikan tinggi.
Jadwal sholat hari ini di Kabupaten Ciamis dapat menjadi rujukan bagi umat Islam untuk menunaikan kewajiban sholat fardhu lima waktu.
Bangunan bekas ruang guru SDN 3 Batulawang Kota Banjar ambruk pada Selasa malam. Kadisdikbud Dedi Suardi memastikan tidak ada korban jiwa dan mendorong percepatan program revitalisasi.
Petugas Pemadam Kebakaran yang menerima laporan langsung bergerak dan mengevakuasi ular sanca kembang yang ditemukan di kandang ayam milik warga.