2 Kebakaran Lahan Terjadi dalam Semalam di Kota Tasikmalaya, Diduga Akibat Pembakaran Sampah
Kedua peristiwa diduga dipicu oleh pembakaran sampah dan daun kering yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Disarankan:
Menghadapi dinamika keamanan yang kian kompleks, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, meneguhkan komitmen pelayanan publik melalui filosofi kearifan lokal Sunda: Sadia, Satia, Ngajaga.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Menghadapi dinamika keamanan yang kian kompleks, Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, meneguhkan komitmen pelayanan publik melalui filosofi kearifan lokal Sunda: Sadia, Satia, Ngajaga. Semangat ini ditekankan dalam kegiatan Silaturahmi Kamtibmas bersama Forkopimda dan tokoh lintas elemen di Mapolres Tasikmalaya Kota, Kamis (12/9/2026).
Filosofi ini bukan sekadar semboyan, melainkan manifestasi dari tugas pokok Polri yang melebur dengan denyut nadi masyarakat Tasikmalaya:
* Sadia (Siap): Kesiapasiagaan personel dalam merespons segala bentuk gangguan dan kebutuhan warga.
* Satia (Setia): Keteguhan hati menjaga kedaulatan NKRI serta nilai-nilai luhur kemanusiaan.
* Ngajaga (Menjaga): Ikhtiar bersama dalam memelihara keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kolaborasi di Atas Keberagaman
Dalam arahannya, AKBP Andi Purwanto mengibaratkan Kota Tasikmalaya sebagai sebuah bangunan kokoh. Kekuatan utamanya bukan terletak pada keseragaman, melainkan pada pondasi keberagaman yang saling mengunci dan menguatkan.
"Keberagaman suku dan latar belakang di kota ini adalah aset, bukan sekat. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara aparat, pemerintah, tokoh agama, hingga RT/RW adalah kunci utama agar warga bisa tidur dengan tenang dan beraktivitas dengan nyaman," tegasnya.
Perang Terhadap Pemicu Kriminalitas
Di balik komitmen humanisnya, Kapolres juga menunjukkan taring terhadap penyakit masyarakat yang merusak generasi muda. Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan meliputi:
* Dampak Miras & Narkoba: Mengidentifikasi miras sebagai pemicu utama keberanian semu pelaku geng motor dan aksi kekerasan jalanan.
* Capaian Penegakan Hukum: Dalam tiga pekan terakhir, Polres berhasil mengungkap 15 kasus kriminalitas, mengamankan 15 kendaraan bermotor, serta meringkus jaringan curanmor lintas kabupaten.
* Ancaman Narkotika Baru: Kewaspadaan tinggi terhadap peredaran tembakau sintetis (sinte) dan obat-obatan terlarang yang mulai menyasar berbagai kalangan.
"Kami mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, namun tetap tegas secara represif terhadap pelaku yang mengganggu ketenangan umum," tambah AKBP Andi.
Polri yang Responsif dan Terbuka
Sejalan dengan semangat Polri Presisi, AKBP Andi menegaskan bahwa Mapolres Tasikmalaya Kota adalah rumah bagi seluruh rakyat. Ia mengajak masyarakat untuk aktif memanfaatkan kanal komunikasi, termasuk media sosial, untuk melaporkan aduan.
Keterbukaan ini disambut baik oleh tokoh yang hadir, termasuk Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, serta jajaran TNI, MUI, dan tokoh masyarakat lainnya. Pertemuan ini diakhiri dengan tekad bersama untuk menjadikan Tasikmalaya sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tapi juga teladan dalam hal kerukunan dan keamanan.
Kedua peristiwa diduga dipicu oleh pembakaran sampah dan daun kering yang ditinggalkan tanpa pengawasan.
Program pelayanan publik ini digelar hari ini, Rabu (12/8/2026), di halaman Samsat Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, mulai pukul 08.30 WIB hingga 14.00 WIB.
Layanan Samsat Keliling (Samling) kembali hadir hari ini, Rabu (12/8/2026), untuk memudahkan masyarakat membayar pajak dan memperpanjang STNK tahunan.