Ikuti Kami :

Disarankan:

SDN 2 Balokang Banjar Raih Penghargaan Adiwiyata 2025 Berkat Komitmen Pendidikan Lingkungan Hidup

Selasa, 02 Desember 2025 | 07:28 WIB
SDN 2 Balokang Banjar Raih Penghargaan Adiwiyata 2025 Berkat Komitmen Pendidikan Lingkungan Hidup
SDN 2 Balokang Banjar Raih Penghargaan Adiwiyata 2025 Berkat Komitmen Pendidikan Lingkungan Hidup. Foto: Istimewa

SD Negeri 2 Balokang, Kota Banjar, berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat kota tahun 2025.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – SD Negeri 2 Balokang, Kota Banjar, berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat kota tahun 2025.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menerapkan pendidikan lingkungan hidup secara konsisten, mulai dari pengelolaan sampah hingga pembiasaan gaya hidup ramah lingkungan di kalangan siswa.

“Awalnya kami belum percaya diri. Namun berkat pendampingan dan dukungan penuh dari dinas, guru, dan siswa, kami akhirnya bisa bersama-sama mewujudkan sekolah berwawasan lingkungan,” ujar Kepala UPTD SDN 2 Balokang, Ai Aan Hasanah, S.Ag, Selasa (2/12/2025).

Program Adiwiyata menitikberatkan pada pembentukan karakter cinta lingkungan. Di SDN 2 Balokang, nilai tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan, mulai dari kebiasaan memilah sampah hingga pemanfaatan sampah menjadi produk kreatif seperti ecobrick yang digunakan sebagai kursi dan meja.

Selain itu, sekolah juga menerapkan konservasi air dan hemat energi melalui pembiasaan perilaku sederhana, serta menggalakkan gerakan membawa tumbler dan alat makan sendiri. Dengan kebiasaan ini, siswa tidak lagi bergantung pada minuman kemasan dan plastik sekali pakai.

“Anak-anak sudah terbiasa membawa kantong sampah pribadi, yang kami sebut kanpaku. Sampah kering dikumpulkan lalu diolah menjadi ecobrick. Ini sudah menjadi budaya baru di sekolah,” ungkap Ai Aan.

Penilaian Adiwiyata berlangsung pada September hingga Oktober 2025. Tim penilai memberikan apresiasi atas konsistensi sekolah dalam menjalankan program lingkungan hidup.

“Respon dari penilai sangat positif, bahkan memotivasi kami untuk melangkah ke tingkat provinsi,” tambahnya.

Penghargaan ini menjadi sumber kebanggaan bagi seluruh warga sekolah. Lebih dari sekadar prestasi, program Adiwiyata diharapkan mampu menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini.

“Harapan kami, warga sekolah semakin cinta dan ramah terhadap lingkungan. Dengan begitu, citra sekolah juga akan meningkat,” tutur Ai Aan.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement