Ikuti Kami :

Disarankan:

Semangat Guyub Ngawangun Galuh Menggema dalam Ngarak Pataka dan Paripurna Hari Jadi Ciamis ke-384

Jumat, 12 Juni 2026 | 15:57 WIB
Semangat Guyub Ngawangun Galuh Menggema dalam Ngarak Pataka dan Paripurna Hari Jadi Ciamis ke-384
Semangat Guyub Ngawangun Galuh Menggema dalam Ngarak Pataka dan Paripurna Hari Jadi Ciamis ke-384. Foto: Febrian Libelvalen.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 dimeriahkan oleh prosesi sakral Ngarak Pataka dari Pendopo Bupati menuju Gedung DPRD Ciamis yang dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa, Jumat (12/6/2026). Mewakili Gubernur Jabar, Sekda Provinsi Jabar Herman Suryatman mengapresiasi capaian indikator makro Ciamis yang berada di atas rata-rata provinsi.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com – Prosesi Ngarak Pataka kembali menjadi momentum sakral yang mewarnai peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384. Tradisi yang sarat makna sejarah dan budaya itu berlangsung khidmat dari halaman Pendopo Bupati Ciamis menuju Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Jumat (12/6/2026).

Rangkaian acara dihadiri Pangdam III/Siliwangi yang diwakili Danrem 062/Tarumanagara, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala organisasi perangkat daerah beserta istri, serta sejumlah tamu undangan.

Prosesi diawali dengan pembacaan Rajah Bubuka sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai luhur Galuh. Suasana semakin semarak saat Pasukan Pengibar Bendera dari MTsN 1 Ciamis menampilkan atraksi yang memukau, disusul penampilan tarian penyambutan dari Grup Penari Daya Putra Galuh.

Momen puncak berlangsung ketika Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyerahkan Pataka Kabupaten Ciamis kepada salah seorang penari. Selanjutnya, pataka diserahkan kepada pasukan pengibar bendera (Paskibra) untuk diarak menuju Gedung DPRD Kabupaten Ciamis.

Bupati bersama jajaran Forkopimda dan tamu undangan kemudian mengikuti arak-arakan tersebut hingga tiba di Gedung DPRD. Setibanya di lokasi, Pataka Kabupaten Ciamis diterima langsung oleh Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana sebelum dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman yang hadir mewakili Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi terhadap tema Hari Jadi Kabupaten Ciamis tahun ini, yakni "Guyub Ngawangun Galuh".

Menurut Herman, tema tersebut mencerminkan semangat kebersamaan yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah panjang Kerajaan Galuh dan perjalanan peradaban Sunda.

"Kita tahu Galuh punya histori yang luar biasa dan tidak bisa dipisahkan dari perjalanan Tatar Sunda. Galuh menjadi salah satu fase sejarah penting dalam terbentuknya peradaban Sunda," ujar Herman usai menghadiri rapat paripurna.

Ia juga menilai capaian pembangunan Kabupaten Ciamis saat ini menunjukkan tren yang positif. Bahkan sejumlah indikator makro pembangunan berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Barat.

"Indikator makro pembangunan di Ciamis sebagian besar berada di atas rata-rata Jawa Barat. Terutama tingkat pengangguran yang berada di angka sekitar 4 koma sekian persen. Ini pencapaian yang baik," katanya.

Meski demikian, Herman mengingatkan masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus terus dipercepat, terutama pembangunan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa tema Guyub Ngawangun Galuh bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk membangun daerah secara bersama-sama.

"Kebersamaan sesuai dengan tagline Guyub Ngawangun Galuh adalah motivasi untuk membangun Ciamis yang kita cintai secara bersama-sama," ujar Herdiat.

Ia mengakui pembangunan daerah masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga pemberdayaan masyarakat.

Terkait kemiskinan, Herdiat menyebut angka kemiskinan di Kabupaten Ciamis mengalami penurunan meski belum signifikan.

“Dari 7,34 persen turun menjadi 7,19 persen. Memang belum signifikan. Tapi untuk pengangguran terbuka turun cukup drastis dari 7,22 persen menjadi 4,14 persen,” ungkapnya.

Menurut Herdiat, salah satu faktor yang mendorong penurunan angka pengangguran adalah semakin diakuinya sektor pertanian sebagai bagian penting dari lapangan pekerjaan masyarakat.

"Dulu petani dan buruh tani yang ada di kampung dianggap pengangguran. Sekarang kita dorong bahwa petani adalah pekerjaan, sehingga alhamdulillah angkanya turun," tuturnya.

Melalui prosesi Ngarak Pataka dan semangat Guyub Ngawangun Galuh, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap peringatan Hari Jadi ke-384 tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat Tatar Galuh.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement