Ikuti Kami :

Disarankan:

Polisi Olah TKP Kebakaran Saung Pemancingan di Mangkubumi Tasikmalaya

Jumat, 12 Juni 2026 | 16:20 WIB
Polisi Olah TKP Kebakaran Saung Pemancingan di Mangkubumi Tasikmalaya
Polisi Olah TKP Kebakaran Saung Pemancingan di Mangkubumi Tasikmalaya.

Jajaran Polsek Mangkubumi bersama Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota bergerak cepat melakukan olah TKP dan mengamankan lokasi kebakaran saung kolam pemancingan di Kampung Panyarang, Kota Tasikmalaya, Jumat (12/6/2026).

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Mangkubumi bergerak cepat merespons laporan masyarakat terkait insiden kebakaran yang melanda sebuah saung di area kolam pemancingan Panyarang, Kelurahan Mangkubumi, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (12/6/2026) siang.

Guna memastikan penyebab pasti kejadian dan mengamankan lokasi, Kapolsek Mangkubumi Iptu Ipan Faisal, S.IP., memimpin langsung jalannya pengamanan bersama Pamapta I Ipda Jonih Jonansah, Pawas Iptu Enung Rukanda, S.H., serta mengerahkan personel Unit Reskrim dan Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota untuk melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Pamapta I Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Jonih Jonansa, mengatakan bahwa amuk si jago merah tersebut menimpa fasilitas semipermanen milik Dede Trenggono (56) berukuran sekitar 3x10 meter yang biasa difungsikan sebagai mushola dan tempat istirahat para pemancing.

Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan saksi dan olah TKP awal oleh petugas, kebakaran tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 12.00 WIB, tepat saat warga setempat sedang melaksanakan ibadah salat Jumat.

"Penjaga kolam sempat meninggalkan lokasi pada pukul 11.45 WIB untuk ke masjid dan belum melihat adanya api. Namun, sepulang salat Jumat, saksi mendapati api sudah membesar lalu segera melapor ke petugas dan menghubungi Pemadam Kebakaran," jelas Ipda Jonih Jonansa.

Ipda Jonih menambahkan, konstruksi bangunan saung yang didominasi material kayu dan bilah bambu membuat material tersebut sangat mudah terbakar dan mempercepat perambatan api.

"Dari hasil pemeriksaan TKP, amuk api diduga kuat bersumber dari adanya arus pendek atau korsleting listrik di dalam bangunan," ungkapnya.

Petugas kepolisian di lapangan langsung melokalisasi area sekitar bersama warga sembari mengawal proses pemadaman yang dilakukan oleh dua unit mobil Damkar Kota Tasikmalaya. Selain melumat bangunan, kebakaran turut menghanguskan satu unit mesin genset, satu tabung oksigen 10 kilogram, serta satu tabung gas elpiji 12 kilogram.

Pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30.000.000 (tiga puluh juta rupiah), dan pemilik tempat telah menerima kejadian ini sebagai musibah.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement