Ikuti Kami :

Disarankan:

Seorang Buruh di Panyingkiran Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Dalam Kontrakan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:20 WIB
Watermark
Seorang Buruh di Panyingkiran Tasikmalaya Ditemukan Meninggal di Dalam Kontrakan.

Warga Kampung Panyingkiran, Gang Panda, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah rumah kontrakan, Minggu (17/5/2026) malam sekira pukul 20.00 WIB.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Warga Kampung Panyingkiran, Gang Panda, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah rumah kontrakan, Minggu (17/5/2026) malam sekira pukul 20.00 WIB.

Korban diketahui bernama Ujang Sukandar (56), seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, asal Liung Gunung, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto melalui Pamapta III IPDA Iyan Budi, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Petugas kepolisian yang menerima informasi langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

"Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Ketua RW setempat, Enung Kartini (55), yang menaruh curiga karena kondisi rumah kontrakan korban yang gelap gulita," ujar IPDA Iyan Budi, Minggu (17/5/2026) malam.

IPDA Iyan menjelaskan, kecurigaan saksi bermula saat melihat rumah kontrakan korban belum menyalakan lampu padahal hari sudah malam. Saat dihampiri, saksi mendapati pintu depan kontrakan tersebut dalam kondisi sedikit terbuka.

Merasa ada yang mengganjal, saksi kemudian memberanikan diri masuk ke dalam rumah untuk mengecek situasi. Dari jarak sekitar dua meter, saksi melihat korban berada dalam posisi duduk menyandar ke sebuah sepeda motor yang terparkir di dalam rumah.

"Posisi korban terduduk mengangkang menghadap ke arah lemari makan dengan kepala menunduk ke sebelah kanan. Saat dihampiri untuk dipastikan kondisinya, korban ternyata sudah dalam keadaan lemas dan meninggal dunia," kata Iyan memaparkan kronologi.

Saksi yang panik langsung berlari keluar dan mengabarkan kejadian tersebut kepada kerabat korban, Dini Kartini (34), yang kebetulan sedang berada di luar rumah.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, dalam dua minggu terakhir korban memang kerap mengeluhkan sakit lambung kronis dan sempat berobat ke dokter. Bahkan pada siang hari sebelum ditemukan meninggal, sekitar pukul 12.30 WIB, korban sempat mengeluh sakit serupa dan meminta obat kepada saksi.

Setelah dievakuasi oleh petugas gabungan, jasad korban langsung dibawa ke kamar mayat RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani visum luar.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dari dokter siaga RSUD dr. Soekardjo, dr. Tegar Abdul Kodar, dipastikan tidak ditemukan adanya luka lebam maupun bekas tanda penganiayaan pada tubuh korban. Kematian korban diindikasikan kuat akibat penyakit dalam yang dideritanya," tegas IPDA Iyan.

Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan proses autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Penolakan tersebut juga telah dituangkan secara resmi dalam surat pernyataan. Saat ini, jenazah korban sudah dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka untuk segera disemayamkan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement