Ikuti Kami :

Disarankan:

Smartboard Hadir di SDN 2 Balokang Banjar, Wujud Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:44 WIB
Smartboard Hadir di SDN 2 Balokang Banjar, Wujud Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan
Smartboard Hadir di SDN 2 Balokang, Wujud Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Martin.

Pemerintah terus mengakselerasi transformasi digital di sektor pendidikan. Salah satu langkah strategis yang kini mulai dirasakan langsung oleh sekolah-sekolah adalah pemasangan layar interaktif atau smartboard sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diluncurkan Presiden Prabowo.

BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Pemerintah terus mengakselerasi transformasi digital di sektor pendidikan. Salah satu langkah strategis yang kini mulai dirasakan langsung oleh sekolah-sekolah adalah pemasangan layar interaktif atau smartboard sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diluncurkan Presiden Prabowo.

Program tersebut bertujuan menghadirkan pendidikan yang lebih bermutu dan merata di seluruh Indonesia. Di Kota Banjar, SDN 2 Balokang menjadi salah satu sekolah yang menerima bantuan perangkat teknologi tersebut.

Kepala SDN 2 Balokang, Ai Aan Hasanah, S.Ag., mengungkapkan antusiasme tinggi para siswa saat pertama kali menggunakan smartboard. Menurutnya, kehadiran teknologi ini membawa perubahan besar terhadap suasana belajar di kelas.

“Banyak anak yang langsung ingin mencoba. Pembelajaran jadi lebih interaktif dan menyenangkan,” ujar Ai Aan saat ditemui di ruang kelas, Selasa (21/10/2025).

Ia menambahkan, pihak sekolah berkomitmen untuk memanfaatkan smartboard secara maksimal agar siswa dapat menguasai teknologi sejak dini.

“Kami ingin membuktikan bahwa anak-anak kami mampu mengikuti perkembangan zaman. Ini bukan sekadar alat bantu, tapi jendela menuju masa depan,” katanya.

 

Perangkat 70 Inci, Multifungsi untuk Guru dan Siswa

Bantuan yang diterima berupa televisi pintar berukuran 70 inci dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Perangkat tersebut langsung digunakan dalam kegiatan belajar mengajar berbasis digital.

Tak hanya memberikan manfaat bagi siswa, para guru juga terbantu dalam menyampaikan materi. Metode ceramah yang selama ini dominan kini beralih menjadi pendekatan visual dan interaktif.

“Dengan IFP (Interactive Flat Panel), guru bisa mengkonkretkan konsep abstrak. Anak-anak juga bisa langsung berinteraksi saat latihan. Bahkan rapat guru pun kini lebih efisien karena bisa menggunakan IFP sebagai papan tulis digital,” jelas Ai.

Sebagai perangkat berbasis Android, smartboard memungkinkan berbagai aplikasi pembelajaran digunakan secara langsung. Guru dapat menampilkan video, simulasi, hingga kuis interaktif yang membuat siswa lebih aktif selama proses belajar.

Ai Aan juga menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti atas perhatian pemerintah terhadap kemajuan pendidikan di daerah.

“Kami bersyukur menjadi bagian dari program PHTC. Ini bukti nyata bahwa pemerataan pendidikan bukan sekadar wacana,” pungkasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement