BANJAR, NewsTasikmalaya.com – Kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Banjar memasuki babak baru. Melalui rapat pleno yang digelar internal partai, Sudarsono, resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Kota Banjar, menggantikan Bambang Haryono, yang telah menyelesaikan masa tugasnya setelah memimpin selama lebih dari satu tahun.
Penunjukan Sudarsono dilakukan berdasarkan mandat dari DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari persiapan menuju Musyawarah Daerah (Musda) DPD Golkar Kota Banjar yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026.
Bambang Haryono menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Partai Golkar dan masyarakat Kota Banjar atas dukungan yang diberikan selama dirinya menjabat sebagai Plt Ketua DPD Golkar.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Partai Golkar dan warga Kota Banjar yang telah memberikan kepercayaan kepada saya selama memimpin. Saya juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kekurangan,” ujarnya kepada awak media.
Menurut Bambang, mekanisme penunjukan Plt Ketua DPD Golkar Kota Banjar dilakukan langsung oleh DPD Golkar Jawa Barat dan akan diperkuat melalui surat keputusan resmi.
Ia menegaskan bahwa posisi Plt tidak otomatis menjadikan seseorang sebagai ketua definitif. Namun, penunjukan tersebut merupakan bentuk kepercayaan dari pengurus provinsi kepada Sudarsono untuk memimpin konsolidasi partai dan mempersiapkan agenda strategis Golkar di Kota Banjar.
Fokus pada PAW dan Musda
Usai menerima mandat, Sudarsono yang juga menjabat sebagai Wali Kota Banjar langsung memimpin rapat koordinasi perdana bersama jajaran pengurus partai. Dalam pertemuan tersebut, terdapat dua agenda prioritas yang menjadi fokus utama, yakni Pengganti Antar Waktu (PAW) dan pelaksanaan Musda DPD Golkar Kota Banjar.
Untuk agenda PAW, DPD Golkar Kota Banjar mendorong percepatan proses pengisian kursi yang kosong. Nama Lalak Siti Malak disebut sebagai calon yang akan mengisi posisi tersebut.
Sudarsono berharap seluruh proses administrasi dan mekanisme PAW dapat diselesaikan dalam waktu dekat sehingga tidak mengganggu jalannya roda organisasi maupun tugas politik partai.
Sementara itu, pelaksanaan Musda menjadi agenda besar berikutnya yang akan menentukan kepemimpinan definitif DPD Partai Golkar Kota Banjar untuk periode mendatang.
Bambang Haryono menjelaskan bahwa Kota Banjar termasuk daerah prioritas yang mendapat perhatian khusus dari DPD Golkar Jawa Barat untuk segera melaksanakan Musda.
“Musda direncanakan berlangsung pada awal Agustus dan menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi serta menentukan arah perjuangan partai ke depan,” katanya.
Panitia Musda Telah Dibentuk
Dalam rapat pleno tersebut, struktur kepanitiaan Musda juga telah disahkan. Eris, dipercaya sebagai Ketua Steering Committee (SC), sementara Emay Siti Muludjum, ditunjuk sebagai Ketua Organizing Committee (OC).
Pembentukan kepanitiaan ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh tahapan Musda dapat berjalan sesuai jadwal dan mekanisme organisasi yang berlaku.
Siap Hadapi Dinamika Politik Internal
Menanggapi peluang dirinya maju dalam Musda mendatang, termasuk kemungkinan terpilih secara aklamasi, Sudarsono memilih menyerahkan sepenuhnya kepada proses organisasi.
Menurutnya, dinamika yang terjadi dalam partai merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat.
“Kita lihat saja nanti bagaimana prosesnya. Golkar adalah partai besar yang terbiasa dengan dinamika. Semakin banyak dinamika, itu menunjukkan demokrasi dalam partai berjalan dengan baik,” ujar Sudarsono.
Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas dan persatuan kader setelah Musda selesai digelar. Hal tersebut menjadi pesan khusus dari DPD Golkar Jawa Barat agar konsolidasi partai tetap terjaga.
“Target kami jelas, mempertahankan Golkar sebagai partai pemenang di Kota Banjar, baik pada Pemilu Legislatif maupun Pilkada yang akan datang,” tegasnya.
Kader Banjar Perkuat Struktur Golkar Jabar
Di sisi lain, perubahan struktur kepengurusan ini juga menunjukkan semakin kuatnya peran kader Golkar Kota Banjar di tingkat provinsi. Tercatat sedikitnya lima kader DPD Golkar Kota Banjar kini masuk dalam jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat.
Salah satunya adalah dr. Herman, yang dipercaya sebagai anggota Dewan Pertimbangan DPD Golkar Jawa Barat. Selain itu, terdapat nama-nama lain seperti Eris, Emay Siti Muludjum, Sudarsono, dan Erman Hendrawan, yang turut mengisi posisi strategis di tingkat provinsi.
Dengan kepengurusan baru dan agenda Musda yang semakin dekat, DPD Partai Golkar Kota Banjar diharapkan mampu memperkuat konsolidasi internal serta mempertahankan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan politik utama di Kota Banjar.