Polisi Ungkap Motif Tiga Pelaku Penganiayaan Anak Pung hingga Tewas di Ciawi Tasikmalaya
Polisi mengungkap motif sementara kasus penganiayaan yang menewaskan seorang anak punk di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.
Disarankan:
Tim gabungan dari Polres Tasikmalaya Kota, BPBD, relawan, dan warga harus berjuang ekstra saat mengevakuasi jasad pria membusuk dari bebatuan Sungai Ciloseh, Senin (10/8/2026). Medan yang jauh dari pemukiman serta dikelilingi tebing terjal tanpa akses jalan umum memaksa petugas mengikat kantong mayat pada tandu khusus dan menariknya menggunakan tali melewati perbukitan serta perkebunan warga.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com — Proses evakuasi jasad pria membusuk di aliran Sungai Ciloseh, perbatasan Kampung Pelang (Kelurahan Sukamanah, Kecamatan Cipedes) dan Kampung Daleum (Kelurahan Sukaasih, Kecamatan Purbaratu), Kota Tasikmalaya, Senin (10/8/2026) siang, berlangsung dramatis dan penuh perjuangan.
Usai Tim Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota dan Tim Forensik RSUD dr. Soekardjo menyelesaikan olah TKP, petugas gabungan dari kepolisian, BPBD Kota Tasikmalaya, relawan, serta warga setempat langsung bergerak mengevakuasi jenazah.
Lokasi penemuan jasad diketahui sangat terisolasi dari pemukiman warga. Medan yang dihadapi petugas terbilang ekstrem dengan tebing kecurian tinggi, terjal, serta tidak memiliki akses jalan umum.
Kondisi tersebut memaksa petugas gabungan memutar otak. Jenazah yang telah dimasukkan ke dalam kantong mayat diletakkan di atas keranjang penolong (basket stretcher) milik BPBD, lalu diikat kuat dan ditarik perlahan menggunakan tali melewati tebing dan perbukitan terjal serta area perkebunan warga hingga mencapai titik teratas.
Setelah berhasil diangkat ke tepi jalan utama, jasad korban langsung dilarikan menggunakan ambulans menuju kamar jenazah RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya untuk menjalani proses visum dan identifikasi medis lebih lanjut.
Sebelumnya, dari hasil olah TKP awal, petugas mendapati titik terang terkait identitas korban. Di sekitar lokasi penemuan, petugas mengamankan sebuah jaket cokelat berlogo Pemkot Tasikmalaya yang berisi dokumen Kartu Tanda Penduduk (KTP) di dalam sakunya.
Jasad lansia berkaos hitam bertuliskan "Ambyar" tersebut pertama kali ditemukan warga tergeletak di bebatuan sungai dalam kondisi mulai membusuk dan sukar diidentifikasi secara visual.
Polisi mengungkap motif sementara kasus penganiayaan yang menewaskan seorang anak punk di Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.
Samsat Keliling memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pengesahan STNK tahunan, pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), dan SWDKLLJ tanpa harus datang ke kantor Samsat.
Layanan yang beroperasi pukul 08.30 hingga 14.00 WIB ini khusus melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.