Ikuti Kami :

Disarankan:

Telkomsel Tutup Program Terpujilah GURU 2026, Enam Guru Terbaik Raih Anugerah Nasional

Senin, 28 September 2026 | 12:59 WIB
Telkomsel Tutup Program Terpujilah GURU 2026, Enam Guru Terbaik Raih Anugerah Nasional
Telkomsel Tutup Program Terpujilah GURU 2026, Enam Guru Terbaik Raih Anugerah Nasional. Foto: Istimewa

Telkomsel menutup program Terpujilah GURU 2026 dengan memberikan penghargaan kepada enam guru terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.

JAKARTA, NewsTasikmalaya.com – Telkomsel resmi menutup rangkaian program Terpujilah GURU 2026 melalui puncak penganugerahan yang digelar di Jakarta, Rabu (23/9/2026). Program ini menjadi wadah bagi para guru untuk meningkatkan kompetensi di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pembuatan konten kreatif, serta pengembangan pembelajaran digital yang lebih menarik dan relevan bagi peserta didik.

Sejak dimulai pada Mei 2026, program tersebut telah menjangkau lebih dari 3.800 guru SMA, SMK, dan MA dari berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan dilakukan melalui roadshow di 10 kota dan kabupaten, yakni Kabupaten Bogor, Sumedang, Yogyakarta, Surabaya, Pekanbaru, Ambon, Jakarta, Bandung, Medan, dan Batam, serta didukung pembelajaran daring.

Dari ribuan peserta yang mengikuti program, sebanyak 1.500 guru lolos seleksi tahap awal. Jumlah tersebut kemudian disaring menjadi 400 peserta akademi daring, 80 peserta pendampingan intensif, hingga akhirnya terpilih 12 finalis terbaik yang mengikuti pelatihan luring di Jakarta.

Dibekali Pemanfaatan AI untuk Dunia Pendidikan

Kurikulum Terpujilah GURU 2026 dirancang agar dapat langsung diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah. Materi yang diberikan mencakup pemanfaatan AI yang berpusat pada manusia, peningkatan produktivitas, teknik penyusunan prompt, desain visual, pembuatan video pembelajaran, metode belajar kreatif, hingga pengujian digital.

Sebagai bagian dari program, setiap peserta diwajibkan menyusun karya akhir berupa materi pembelajaran yang memanfaatkan teknologi digital dan AI.

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Indrawan, mengatakan perkembangan AI yang sangat cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi.

"AI berkembang sangat cepat dan akan memasuki semua lini kehidupan, sehingga kita perlu bersama menguji dan mempelajari adopsi AI melalui program Terpujilah GURU ini," ujar Indrawan, Senin (28/9/2026).

Ia berharap pemanfaatan AI yang tepat di sektor pendidikan dapat membantu Indonesia meningkatkan daya saing di bidang teknologi dan kecerdasan buatan.

Enam Guru Terbaik Raih Anugerah Nasional

Pada puncak acara, 12 finalis mempresentasikan karya inovatif yang telah mereka kembangkan selama mengikuti program. Berdasarkan penilaian terhadap proses pembelajaran, kualitas karya, dan implementasinya, Telkomsel menetapkan enam peserta terbaik Terpujilah GURU 2026, yaitu:

1. Sofie Mellyani F – SMAN 4 Surabaya

2. Irvia Mariza – SMAN 15 Bandung

3. Merlin Hitalessy – SMKN 1 Ambon

4. A. Arief R. – SMKN 1 Garut

5. Winda Risnawati – SMAN 5 Pematangsiantar

6. Tressya Litaay – SMAN 38 Maluku Tengah

Salah satu penerima penghargaan, Tressya Litaay, menilai teknologi AI membuka peluang baru bagi siswa di daerah.

"Kehadiran AI membuka banyak peluang, khususnya bagi anak-anak di pedesaan. Melalui program Telkomsel ini, kami para guru di daerah diajarkan untuk jeli memanfaatkan AI guna menciptakan media pembelajaran yang interaktif dan relevan," ujarnya.

Sementara itu, A. Arief R. dari SMKN 1 Garut mengaku metode mengajarnya mengalami perubahan signifikan setelah mengikuti program tersebut.

"Sebagai guru senior, saya tidak ingin tertinggal dari generasi muda yang sangat akrab dengan AI. Program ini mengubah cara saya mengajar secara drastis dari yang tadinya berpusat di papan tulis dan pasif, kini menjadi pembelajaran yang aktif dan berbasis pemikiran komputasional," katanya.

Dapat Apresiasi dari Kemendikdasmen

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, Nunuk Suryani, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Terpujilah GURU 2026.

Menurutnya, program tersebut memberikan ruang bagi para guru untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi di bidang teknologi, termasuk kecerdasan buatan.

"Di tengah kesibukan yang luar biasa dalam melayani peserta didik, guru-guru kita menyimpan semangat untuk terus belajar sepanjang hayat. Terpujilah GURU memberikan ruang yang luas kepada guru untuk menunjukkan kompetensinya," ungkap Nunuk.

Program Terpujilah GURU 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam memperkuat transformasi digital di dunia pendidikan, sekaligus membantu para guru memanfaatkan teknologi AI secara kreatif, produktif, dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement