TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) Regional Jawa Barat berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sukses menggelar kegiatan Aksi Literasi di MAN 1 Kota Tasikmalaya, Senin (8/6/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai ekonomi syariah sekaligus memperkuat literasi keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan yang diikuti para siswa MAN 1 Kota Tasikmalaya tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran bahwa ekonomi syariah tidak hanya berkaitan dengan produk atau label tertentu, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai keadilan, kejujuran, tanggung jawab, dan kebermanfaatan dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala MAN 1 Kota Tasikmalaya, Hasan Sanusi, menyambut baik kolaborasi antara FoSSEI dan OJK dalam menghadirkan edukasi keuangan syariah bagi para pelajar.
Menurutnya, pemahaman mengenai keuangan syariah sangat penting agar siswa memiliki wawasan yang lebih luas dalam mengelola keuangan secara bijak dan bertanggung jawab.
"Kami menyambut dengan gembira langkah nyata kolaborasi ini untuk menambah wawasan keuangan di kalangan siswa. Hal ini sangat penting agar para siswa dapat menjaga diri dari praktik keuangan yang menyimpang dan menjadi individu yang cerdas dalam menggunakan uang sebagai alat transaksi," ujar Hasan.
Sementara itu, Koordinator Regional FoSSEI Jawa Barat (Jabar) Rafli Putra Rahendra menjelaskan, kegiatan ini bertujuan mengubah pandangan masyarakat yang masih menganggap ekonomi syariah hanya sebatas label.
Menurutnya, ekonomi syariah merupakan sistem yang dibangun di atas nilai-nilai moral dan etika yang dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas ekonomi.
"Ekonomi syariah bukan sekadar label. Ketika seseorang berdagang dengan jujur, mengelola keuangan dengan amanah, serta mencari keuntungan tanpa merugikan orang lain, di situlah nilai-nilai ekonomi syariah hidup dan dijalankan," kata Rafli.
Ia menambahkan, generasi muda tidak cukup hanya mengenal istilah ekonomi syariah, tetapi juga harus memahami prinsip-prinsip yang melandasinya agar mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan Aksi Literasi ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-26 Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam yang mengusung tema Merajut Ukhuwah dalam Dakwah Bernuansa Ilmiah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi terkait ekonomi syariah, mulai dari pentingnya industri halal, tantangan digitalisasi ekonomi, hingga bagaimana merancang aksi nyata untuk mendorong kemandirian ekonomi umat di masa depan.
Melalui pendekatan yang interaktif dan kontekstual, para siswa diajak memahami bahwa ekonomi syariah memiliki peran penting dalam menciptakan sistem ekonomi yang adil, transparan, dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara akademisi, praktisi, serta pemangku kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di kalangan generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem ekonomi syariah yang selama ini masih kerap dipandang sebelah mata.
Dengan semakin banyaknya program edukasi dan literasi seperti ini, diharapkan generasi muda mampu menjadi pelopor dalam mengembangkan ekonomi syariah yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemaslahatan dan keadilan bagi seluruh masyarakat.