Ikuti Kami :

Disarankan:

Tinjau Bencana Angin Puting Beliung di Giriharja Rancah, Kapolres Ciamis Salurkan Bantuan dan Terjunkan Peleton Dalmas

Sabtu, 07 November 2026 | 17:27 WIB
Tinjau Bencana Angin Puting Beliung di Giriharja Rancah, Kapolres Ciamis Salurkan Bantuan dan Terjunkan Peleton Dalmas
Tinjau Bencana Angin Puting Beliung di Giriharja Rancah, Kapolres Ciamis Salurkan Bantuan dan Terjunkan Peleton Dalmas. Foto: NewsTasikmalaya.com/Febrian Libelvalen

Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar tinjau lokasi puting beliung di Giriharja Rancah, serahkan bantuan dan turunkan Peleton Dalmas bantu 48 rumah terdampak, Sabtu (7/11/2026).

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Kapolres Ciamis, AKBP Eko Iskandar, turun langsung meninjau lokasi bencana angin puting beliung yang menerjang Desa Giriharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Sabtu (7/11/2026). Selain memastikan kondisi warga terdampak, Kapolres menyalurkan bantuan sosial serta mengerahkan personel kepolisian untuk mengakselerasi pemulihan pascabencana.

Terjangan angin kencang tersebut mengakibatkan puluhan bangunan fisik mengalami kerusakan. Berdasarkan pembaruan data sementara di lapangan, tercatat sebanyak 48 unit rumah warga dan dua pondok pesantren terdampak langsung oleh peristiwa hidrometeorologi ini.

Dalam kunjungan lapangan tersebut, AKBP Eko Iskandar didampingi Wakapolres Ciamis, Kasat Intelkam Polres Ciamis, serta Kapolsek Rancah. Pihaknya menerjunkan Peleton Pengendalian Massa (Dalmas) Polres Ciamis yang dilengkapi peralatan penanggulangan bencana guna membantu pembersihan puing dan perbaikan kerusakan.

Kapolres Ciamis, AKBP Eko Iskandar, menyampaikan bahwa jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah, TNI, relawan, dan warga masyarakat telah bergotong royong melakukan penanganan tanggap darurat sejak malam pasca-kejadian.

"Alhamdulillah, tadi pagi teman-teman relawan, masyarakat, OPD, TNI-Polri bahu-membahu di Desa Giriharja, Kecamatan Rancah. Sejak semalam, berbagai unsur sudah turun membantu masyarakat," kata Eko saat meninjau lokasi bencana, Sabtu (7/11/2026).

Eko memaparkan, sinergi penanganan lintas sektor ini melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sosial, Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perhubungan (Dishub), Tagana, BPBD, hingga Satpol PP.

Personel gabungan TNI-Polri bersama warga bahu-membahu memprioritaskan perbaikan atap rumah warga serta pembersihan material pohon yang membahayakan.

"Kami masih membantu bersama masyarakat, TNI-Polri, serta pemerintah daerah. Beberapa personel juga membantu memperbaiki genting rumah yang rusak dan menebang pohon-pohon yang berpotensi membahayakan keselamatan warga," ujarnya.

Eko menjelaskan, seluruh bangunan rumah yang terdampak di Desa Giriharja saat ini dikategorikan mengalami kerusakan ringan. Kendati demikian, penanganan taktis tetap digencarkan guna memastikan kelayakan dan keamanan bangunan bagi penghuninya.

Di samping memimpin aksi kemanusiaan di lokasi, Kapolres mengingatkan seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mandiri menyusul meningkatnya intensitas hujan yang disertai angin kencang.

Ia mengimbau warga yang bermukim di zona rawan bencana agar senantiasa memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta mematuhi petunjuk teknis dari petugas di lapangan.

"Kami meminta masyarakat, khususnya yang tinggal di tempat-tempat rawan bencana, untuk mawas diri, mengikuti arahan pemerintah, dan selalu menjaga keselamatan," tuturnya.

Eko pun mengajak seluruh elemen untuk memelihara kepedulian lingkungan sebagai langkah antisipasi dini terhadap ancaman banjir, tanah longsor, maupun angin puting beliung.

"Kita sama-sama berdoa, mudah-mudahan tidak ada bencana besar di Kabupaten Ciamis dan tidak ada bencana yang membahayakan masyarakat," pungkasnya.

Proses penanganan pascabencana di Desa Giriharja hingga kini terus berlangsung secara terpadu demi memastikan seluruh rumah terdampak dapat segera difungsikan kembali dan situasi lingkungan kembali kondusif.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin