Ikuti Kami :

Disarankan:

Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Purbaratu, Wali Kota Tasikmalaya Pastikan 902 Bantuan Tepat Sasaran

Senin, 02 November 2026 | 20:39 WIB
Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Purbaratu, Wali Kota Tasikmalaya Pastikan 902 Bantuan Tepat Sasaran
Tinjau Rumah Tidak Layak Huni di Purbaratu, Wali Kota Tasikmalaya Pastikan 902 Bantuan Tepat Sasaran. Foto: Istimewa

Kota Tasikmalaya mendapatkan alokasi 902 unit bantuan RTLH, terdiri dari 827 unit program BSPS pemerintah pusat, 22 unit bantuan Pemprov Jawa Barat, dan 53 unit dari Pemkot Tasikmalaya.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, meninjau langsung sejumlah rumah penerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Purbaratu, Senin (2/11/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan program bantuan perbaikan rumah dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Tasikmalaya berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Viman menyampaikan bahwa total bantuan RTLH yang dialokasikan untuk Kota Tasikmalaya pada 2026 mencapai 902 unit.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 827 unit bersumber dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pemerintah pusat. Kemudian, 22 unit berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan 53 unit lainnya merupakan bantuan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Menurut Viman, program perbaikan RTLH tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga yang masih berada dalam kondisi ekonomi rentan.

Salah satu rumah yang dikunjungi merupakan milik keluarga dengan anak yang tengah menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat.

Viman menilai, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Namun, upaya tersebut perlu didukung dengan pemenuhan kebutuhan dasar keluarga, termasuk tempat tinggal yang layak.

Selain memantau perkembangan pembangunan rumah, Viman juga mengecek penyaluran berbagai program perlindungan sosial kepada masyarakat.

Sejumlah bantuan yang menjadi perhatian di antaranya pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), bantuan sembako, serta Program Keluarga Harapan (PKH).

Ia menegaskan, pemutakhiran data secara berkala menjadi hal penting agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

"Tentu pentingnya pemuktahiran data secara berkala agar bantuan tepat sasaran dan berkelanjutan, sehingga lebih banyak warga yang bosa keluar dari kemiskinan," ujar Viman.

Melalui peninjauan tersebut, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap program bantuan RTLH dan perlindungan sosial dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat dan mempercepat upaya pengentasan kemiskinan.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin