Pembangunan Rumah Layak Huni Kakek Nana di Tasikmalaya Resmi Dimulai
Pembangunan rumah layak huni untuk Kakek Nana di Tawang, Kota Tasikmalaya resmi dimulai. Seluruh biaya dan sewa kontrakan ditanggung KDM, Senin (2/11/2026).
Disarankan:
Viman berharap lurah dan camat menjadi ujung tombak pelayanan publik yang peka terhadap persoalan warga serta mampu melakukan penanganan sejak dini, tanpa harus menunggu masalah menjadi viral.
TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, memberikan apresiasi kepada Lurah Kahuripan, Kecamatan Tawang, Ruswan Fladimer, atas langkah cepat dalam menangani persoalan sosial yang dialami warganya.
Apresiasi tersebut disampaikan Viman setelah mengetahui upaya yang dilakukan Ruswan dalam membantu Nana, seorang warga yang tinggal di rumah tidak layak huni bersama cucunya yang berkebutuhan khusus.
Menurut Viman, penanganan terhadap persoalan Nana sebenarnya telah diupayakan oleh pihak kelurahan sebelum kasus tersebut menjadi perhatian publik melalui pemberitaan media.
“Ternyata sebelum beritanya muncul di media, Pak Lurah telah melakukan upaya-upaya penanganan dan koordinasi dengan dinas terkait. Langkah penyelesaian sebenarnya telah disiapkan oleh Pak Lurah,” kata Viman, Senin (2/11/2026).
Ia menjelaskan, Ruswan telah melakukan koordinasi dengan sejumlah dinas terkait untuk memastikan persoalan yang dihadapi Nana mendapatkan penanganan. Selain itu, hak-hak jaminan sosial Nana juga dipastikan terpenuhi melalui berbagai bantuan pemerintah yang memang menjadi haknya.
Tidak hanya menyangkut bantuan sosial, pihak kelurahan juga mengupayakan kepastian hukum atas tanah yang akan digunakan untuk pembangunan rumah bagi Nana.
Langkah tersebut dinilai penting agar rencana pembangunan rumah dapat berjalan dengan dasar hukum yang jelas dan memberikan kepastian bagi penerima manfaat.
“Kita harus memberi apresiasi buat Pak Lurah, fungsi pelayanan masyarakatnya jalan,” ujarnya.
Lurah dan Camat Diminta Jadi Ujung Tombak Pelayanan
Viman berharap respons yang dilakukan Lurah Kahuripan dapat menjadi contoh bagi seluruh aparatur Pemerintah Kota Tasikmalaya, terutama perangkat daerah yang memiliki tugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Ia menekankan bahwa pemenuhan hak-hak dasar warga harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintahan. Karena itu, pelayanan publik perlu dibangun melalui sistem yang kuat dan berjalan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan hingga pemerintah kota.
"Ini yang ingin kita bangun di Pemerintah Kota Tasikmalaya, bagaimana sistem pelayanan masyarakat bisa berjalan dengan baik mulai dari tingkat paling bawah, lurah dan camat harus menjadi ujung tombak yang memahami kondisi wilayahnya, mengetahui persoalan masyarakat, serta mampu melakukan langkah-langkah penanganan sejak awal,” harapnya.
Menurut Viman, keberhasilan pelayanan publik tidak semata-mata ditentukan oleh respons wali kota maupun perangkat daerah di tingkat kota. Peran aparatur di tingkat kelurahan dan kecamatan juga menjadi bagian penting karena mereka berhadapan langsung dengan kondisi masyarakat di wilayah masing-masing.
Dengan memahami persoalan sejak awal, pemerintah di tingkat bawah diharapkan mampu mengambil inisiatif, membangun koordinasi, dan mengupayakan penyelesaian sebelum masalah berkembang lebih jauh.
“Jangan sampai persoalan masyarakat baru diketahui setelah ramai atau menjadi perhatian publik, kita ingin setiap jajaran memiliki kepekaan, inisiatif, dan tanggung jawab untuk memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan serta hak-haknya, jadi, sistemnya harus berjalan, bukan hanya bergerak ketika ada persoalan yang viral,” pungkasnya.
Melalui apresiasi terhadap kinerja Lurah Kahuripan tersebut, Viman kembali menegaskan pentingnya membangun sistem pelayanan publik yang responsif hingga tingkat paling bawah.
Pemerintah kelurahan dan kecamatan diharapkan tidak hanya menjalankan administrasi, tetapi juga aktif mengenali kebutuhan warga serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan dan hak-haknya.
Pembangunan rumah layak huni untuk Kakek Nana di Tawang, Kota Tasikmalaya resmi dimulai. Seluruh biaya dan sewa kontrakan ditanggung KDM, Senin (2/11/2026).
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto pimpin upacara bendera di SMK Manangga Pratama lewat program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (2/11/2026).
RS Jasa Kartini siagakan tim medis dan ambulans gawat darurat kawal 4.000 peserta IFG Bike For Charity 2026 di Sunny Terrace Tasikmalaya, Senin (1/11/2026).