TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Seorang lansia bernama Cicih (71) ditemukan meninggal setelah tercebur ke dalam sumur di rumahnya, Kampung Conggeang, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Minggu (10/5/2026) malam. Proses evakuasi jenazah berlangsung dramatis dengan melibatkan petugas gabungan.
Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh cucu korban, Dede Saepudin (42), sekira pukul 23.30 WIB. Saat itu, Dede yang baru pulang dari luar rumah merasa curiga karena tidak mendapati sang nenek di dalam kamarnya.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, melalui Pamapta 1 Ipda Jonih Jonansa, menjelaskan kronologi penemuan jasad korban. Berdasarkan keterangan saksi, korban yang sudah mengalami kepikunan diduga pergi ke kamar mandi seorang diri tanpa sepengetahuan anggota keluarga lain.
"Saksi mengecek ke kamar mandi karena memiliki firasat korban berada di sana. Di lokasi tersebut terdapat sumur yang posisinya sejajar dengan lantai dan hanya ditutupi bambu. Saat diperiksa, penutup bambu sudah terperosok dan korban diketahui telah tercebur ke dalam sumur," ujar Ipda Jonih Jonansa, Senin (11/5/2026) pagi.
Mengetahui kejadian tersebut, pihak keluarga segera melapor ke pengurus RT setempat yang kemudian diteruskan ke BPBD dan Polres Tasikmalaya Kota. Mengingat kondisi sumur yang cukup dalam, proses evakuasi membutuhkan peralatan khusus.
"Kedalaman sumur dari permukaan hingga air mencapai sekitar 12 meter, dengan kedalaman air lebih dari 3 meter. Jenazah berhasil diangkat menggunakan sistem katrol oleh tim gabungan dari BPBD, PMI, Damkar, dan anggota Polres Tasikmalaya Kota," jelasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kejadian ini murni dinilai sebagai kecelakaan akibat kondisi penutup sumur yang sudah rapuh serta faktor usia korban yang sudah pikun.
"Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Setelah dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan," pungkas Ipda Jonih.
Hingga proses evakuasi selesai pada Senin dini hari pukul 01.30 WIB, petugas gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan seluruh rangkaian penanganan berjalan aman dan kondusif.