Ikuti Kami :

Disarankan:

Tumpukan Sampah di Jalan SL Tobing Mulai Diangkut, Kendala Armada Jadi Penyebab Keterlambatan

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:09 WIB
Watermark
Tumpukan Sampah di Jalan SL Tobing Mulai Diangkut, Kendala Armada Jadi Penyebab Keterlambatan. Foto: NewsTasikmalaya.com/Kristian

Tumpukan sampah yang menggunung di Jalan Mayor SL Tobing, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, mulai dibersihkan pada Rabu (6/5/2026) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tumpukan sampah yang menggunung di Jalan Mayor SL Tobing, Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, mulai dibersihkan pada Rabu (6/5/2026) pagi.

Pantauan di lapangan, proses pembersihan dilakukan dengan menurunkan alat berat untuk mengangkut sampah yang memanjang hingga sekitar 30 meter. Sampah tersebut kemudian dimuat ke dalam dump truck untuk segera diangkut.

Untuk mempercepat proses pengangkutan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya turut mengerahkan armada bantuan berupa dump truck milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Diketahui, keterlambatan pengangkutan sampah sebelumnya disebabkan oleh armada truk milik DLH yang sedang menjalani perbaikan (maintenance).

“Memang mobil yang biasa digunakan sedang dalam maintenance, sehingga pengangkutan mengalami kendala. Saat ini kami menggunakan bantuan armada dari provinsi,” ujar Kepala Bidang Penanganan Sampah DLH Kota Tasikmalaya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Ia menambahkan, pengangkutan sampah sebenarnya telah direncanakan sejak Selasa (5/5/2026), namun baru dapat dilaksanakan hari ini karena alat berat sebelumnya digunakan di kawasan Dadaha.

DLH juga membantah isu yang menyebut keterlambatan disebabkan oleh persoalan pembayaran petugas atau sukarelawan (sukwan). Menurutnya, pengangkutan di lokasi tersebut menggunakan tenaga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K).

“Untuk wilayah ini tidak menggunakan sukwan, melainkan petugas P3K. Memang sempat ada mogok kerja sukwan di beberapa tempat, namun saat ini sudah kembali normal,” jelasnya.

Pihak DLH menargetkan proses pengangkutan sampah dapat diselesaikan dalam satu hari. Di sisi lain, diketahui bahwa sampah yang menumpuk di lokasi tersebut tidak hanya berasal dari warga sekitar, melainkan juga dari masyarakat luar wilayah.

“Insyaallah hari ini kita targetkan selesai. Sampah di sana bukan hanya dari warga setempat, tetapi juga dari daerah lain yang membuang ke lokasi tersebut,” tambahnya.

Ke depan, DLH Kota Tasikmalaya berencana melakukan evaluasi terhadap tempat pembuangan sementara (TPS) di kawasan Jalan SL Tobing. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah relokasi TPS guna mengurangi beban penumpukan sampah.

“TPS di lokasi itu akan dievaluasi. Kemungkinan akan digeser karena sudah overload dan banyak yang membuang bukan dari warga sekitar,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement