TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Sebanyak 13 remaja yang beberapa di antaranya masih di bawah umur terpaksa diamankan jajaran Polres Tasikmalaya Kota pada Minggu (10/5/2026) malam. Mereka diamankan lantaran dinilai mengganggu ketertiban umum saat perayaan kemenangan Persib Bandung atas Persija Jakarta.
Para remaja tersebut kedapatan melakukan aksi ugal-ugalan di jalan raya, mulai dari meraungkan knalpot bising (wededed) hingga berkendara secara zigzag yang membahayakan pengguna jalan lain di sejumlah titik pusat kota.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, melalui Pamapta 1 Ipda Jonih Jonansa, menyatakan bahwa tindakan tegas ini diambil untuk menjaga kondusivitas wilayah di tengah euforia masyarakat.
"Kami mengamankan 13 remaja saat konvoi kemenangan Persib, mereka ugal-ugalan, membahayakan pengendara lain," ujar Ipda Jonih Jonansa.
Sebagai tindak lanjut, para remaja tersebut langsung digelandang ke Mapolres Tasikmalaya Kota. Polisi juga berencana memanggil pihak orang tua masing-masing untuk memberikan efek jera serta memastikan pembinaan dilakukan di lingkungan keluarga.
"Atas perbuatannya mereka dibawa ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk dibina. Setelah itu, mereka juga dipanggil orang tuanya untuk dibina. Kami akan serahkan nanti ke orang tuanya agar memberikan efek jera," tambahnya.
Sebelumnya, ribuan Bobotoh tumpah ruah memadati jalanan protokol seperti Jalan R.E. Martadinata setelah Maung Bandung sukses menumbangkan rival abadinya dengan skor 1-2 di Stadion Segiri, Samarinda. Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi Persib di puncak klasemen BRI Super League dengan 75 poin.
Namun, suasana "Lautan Biru" tersebut sedikit ternoda oleh ulah oknum remaja yang mempreteli kendaraan tidak sesuai standar dan memicu keluhan masyarakat. Selain mengamankan para remaja, petugas juga menyita 11 unit sepeda motor berknalpot brong sebagai barang bukti pelanggaran lalu lintas.
Pihak kepolisian mengimbau agar para pendukung tetap merayakan kemenangan dengan tertib tanpa mengabaikan keselamatan diri sendiri maupun orang lain di ruang publik.