Ikuti Kami :

Disarankan:

UPTD PPA Kota Tasikmalaya Lakukan Pendampingan Intensif terhadap 3 Anak yang Sempat Dilaporkan Hilang

Kamis, 23 Juli 2026 | 11:07 WIB
Watermark
Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya Epi Mulyana. Foto: NewsTasikmalaya.com/Heru Rukanda

UPTD PPA Kota Tasikmalaya akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada tiga anak perempuan yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang dan telah ditemukan.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tasikmalaya akan memberikan pendampingan menyeluruh kepada tiga anak perempuan yang sebelumnya sempat dilaporkan hilang dan telah berhasil ditemukan oleh tim gabungan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi fisik dan psikologis anak pasca kejadian yang sempat menyita perhatian masyarakat luas.

Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya Epi Mulyana mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polsek Mangkubumi, Polres Tasikmalaya Kota, Pemerintah Kota Tasikmalaya, serta instansi terkait lainnya untuk memastikan penanganan terbaik bagi ketiga anak tersebut.

Menurutnya, berdasarkan hasil koordinasi dan arahan dari aparat kepolisian, UPTD PPA akan segera melaksanakan asesmen terhadap kondisi anak-anak yang telah ditemukan.

"Asesmen akan dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik maupun psikologis mereka setelah peristiwa yang dialami," ujar Epi, Kamis (23/7/2026). 

Ia menjelaskan, dari sisi kesehatan fisik, pihaknya akan berkoordinasi dengan puskesmas setempat guna memastikan kondisi kesehatan ketiga anak dalam keadaan baik. Sementara dari aspek psikologis, UPTD PPA akan menggandeng berbagai pihak, termasuk pekerja sosial, pendamping dari dinas sosial, serta psikolog profesional.

Menurut Epi, pendampingan psikologis menjadi bagian penting karena anak-anak tersebut masih memerlukan proses pemulihan agar dapat kembali beraktivitas secara normal dan merasa aman di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

"Kami akan melakukan pendampingan secara bertahap karena anak-anak ini masih membutuhkan proses pemulihan. Dari sisi psikis tentu perlu perhatian khusus agar mereka kembali nyaman dan percaya diri," katanya.

Ia menambahkan, langkah yang diambil Polsek Mangkubumi dengan mengembalikan ketiga anak kepada orang tua dinilai tepat. Keberadaan anak bersama keluarga diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman sehingga proses pemulihan berjalan optimal.

Selain fokus pada pemulihan anak, UPTD PPA juga akan membangun koordinasi lintas sektor bersama kecamatan, kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur kewilayahan lainnya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Hal tersebut dilakukan mengingat informasi mengenai hilangnya ketiga anak sempat menyebar luas di media sosial dan menimbulkan beragam persepsi di tengah masyarakat.

"Kami ingin memastikan proses pemulihan berjalan baik, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak muncul stigma negatif terhadap anak maupun keluarganya," jelas Epi.

Lebih lanjut, UPTD PPA Kota Tasikmalaya berkomitmen memberikan layanan sesuai kewenangannya, mulai dari asesmen, pendampingan sosial, layanan psikologis, hingga koordinasi layanan kesehatan. Jika di kemudian hari ditemukan kebutuhan lain yang diperlukan oleh anak maupun keluarga, pihaknya siap berkoordinasi dengan kepolisian dan pemerintah wilayah setempat.

Epi berharap sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pekerja sosial, serta masyarakat dapat terus terjalin guna menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.

"Ke depan kami akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan. Sinergitas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, aparat kelurahan, kecamatan, dan masyarakat sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang kembali serta perlindungan terhadap anak dapat semakin kuat," pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement