TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kegiatan Pendidikan, Pelantikan, dan Latihan Dasar (Diklatsar) Patroli Keamanan Sekolah (PKS) SMP Negeri 8 Kota Tasikmalaya resmi digelar di Asrama Polisi (Aspol) Bojong, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan kembali organisasi PKS di SMPN 8 Tasikmalaya setelah vakum selama kurang lebih lima tahun.
Wakasek Kesiswaan SMPN 8 Tasikmalaya, Usep Syaepul Anwar, M.Pd.I, mengatakan bahwa pelaksanaan diklatsar ini merupakan tonggak sejarah baru bagi sekolah dalam membentuk karakter disiplin siswa.
“Sudah beberapa tahun vakum, kurang lebih lima tahun. Alhamdulillah sekarang mulai bangkit kembali dengan adanya diklatsar ini. Mudah-mudahan menjadi motivasi dan semangat bagi para siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini terdapat 15 siswa yang mengikuti kegiatan PKS dan diharapkan ke depan jumlah tersebut terus bertambah seiring meningkatnya minat siswa terhadap kegiatan positif di sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang berkaitan dengan kedisiplinan dan keselamatan, di antaranya pengaturan lalu lintas, pencegahan kenakalan remaja dan bullying, pelatihan peraturan baris-berbaris (PBB), hingga senam lalu lintas.
Materi tersebut disampaikan langsung oleh anggota Binmas dan Satlantas Polres Tasikmalaya Kota.
Sementara itu, KBO Satlantas Polres Tasikmalaya Kota, Ipda Eris Rikiarisandi, yang turut memberikan pembekalan, menekankan pentingnya menjaga sikap dan konsistensi sebagai anggota PKS.
“Jaga harkat dan martabat PKS, baik di jalan, di rumah, maupun di sekolah. Tunjukkan sikap yang sopan dan menjadi teladan. Jangan menggunakan knalpot brong, dan yang paling utama adalah konsisten dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
PKS sendiri memiliki peran strategis sebagai mitra sekolah dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Tugas utama anggota PKS meliputi pengaturan lalu lintas di sekitar sekolah, membantu penyeberangan siswa, serta menjaga ketertiban di lingkungan sekolah.
Selain itu, PKS juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi pelajar dalam menanamkan kesadaran hukum, disiplin, serta mencegah berbagai perilaku negatif di kalangan remaja.
Dengan kembali digelarnya Diklatsar PKS ini, diharapkan mampu mencetak generasi pelajar yang tidak hanya disiplin, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap keselamatan dan ketertiban di lingkungan sekitarnya.