Ikuti Kami :

Disarankan:

Jenazah Pelajar yang Tabrak Tembok di Kawalu Dibawa ke RS Sartika Asih Bandung untuk Autopsi

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:03 WIB
Watermark
Jenazah Pelajar yang Tabrak Tembok di Kawalu Dibawa ke RS Sartika Asih Bandung untuk Autopsi. Foto: Denden.

Polres Tasikmalaya Kota merujuk jenazah korban kecelakaan geng motor di Kawalu ke RS Sartika Asih Bandung (16/8/2026) untuk proses autopsi guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya Kota terus mendalami kasus kecelakaan maut yang menimpa rombongan diduga berandalan bermotor di kawasan Kawalu. Sebagai bagian dari proses penyidikan mendalam, jenazah korban berinisial S (18) yang tewas dalam insiden tersebut, dirujuk ke RS Sartika Asih, Bandung, untuk menjalani proses autopsi.

Rombongan mobil unit identifikasi Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota yang membawa jenazah korban berangkat dari RSUD dr. Soekardjo Tasikmalaya pada Sabtu (15/8/2026) pukul 13.30 WIB. Selain petugas kamar mayat dan kepolisian, proses pemindahan jenazah juga didampingi oleh pihak keluarga, yakni kakak kandung dan kakak sepupu korban.

Petugas kamar mayat RSUD dr. Soekardjo, Dona Dermawan, membenarkan keberangkatan tersebut. "Ya, kami berangkat ke Bandung untuk proses autopsi," singkatnya saat bersiap mengemudikan ambulans Dokpol Polres Tasikmalaya Kota.

Sebelumnya, insiden tersebut terjadi pada Sabtu (15/8/2026) dini hari. Satu orang dilaporkan tewas dan satu lainnya mengalami luka patah kaki setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak tembok di belokan Sengkol, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan informasi sementara, peristiwa bermula saat konvoi yang ditaksir terdiri dari enam sepeda motor melintas di kawasan Kawalu sembari mengacung-acungkan senjata tajam jenis golok. Diduga, rombongan tersebut melakukan manuver bolak-balik di sekitar lokasi kejadian sebelum insiden kecelakaan terjadi.

Saat rombongan mencoba melarikan diri dari situasi tersebut, lima sepeda motor berhasil lolos, sementara satu sepeda motor yang ditumpangi kedua korban hilang kendali hingga menabrak benteng tembok warga. Korban tewas berinisial S, sementara rekan yang memboncengnya, H (keduanya siswa kelas 3 SMA), mengalami patah tulang kaki dan menjalani perawatan intensif di IGD RSUD dr. Soekardjo.

Di lokasi kejadian, petugas kepolisian menyita sebilah senjata tajam jenis golok yang dibawa oleh korban. Selain itu, bangkai sepeda motor korban yang dalam kondisi ringsek parah telah diamankan di Mapolres Tasikmalaya Kota sebagai barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Januar Rangga Fardhela, bersama Kanit Identifikasi Satreskrim, Aiptu Dede Nurjalil, telah melakukan serangkaian pemeriksaan awal terhadap korban selamat dan saksi di lapangan. Tim Unit Resmob juga dikerahkan untuk melakukan pengembangan terkait dugaan asal rombongan pelaku yang disebut-sebut berasal dari wilayah Singaparna dan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami fakta-fakta lapangan, termasuk hasil autopsi nanti, guna mengusut tuntas peristiwa yang meresahkan masyarakat tersebut.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement