Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Lewat Jumat Berkah, Satreskrim Polres Ciamis Sambangi dan Salurkan Bantuan Gizi untuk Balita di Tambaksari

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Jumat Berkah dengan menyambangi balita penderita kurang gizi di Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jumat (28/8/2026). Selain memantau perkembangan kesehatan balita bersama pihak Puskesmas Tambaksari, kepolisian menyerahkan bantuan paket sembako, susu, dan telur sebagai wujud implementasi komitmen sosial kepolisian di masyarakat.

CIAMIS, NewsTasikmalaya.com — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ciamis menunjukkan kepedulian sosial dengan menyambangi kediaman warga di Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jumat (28/8/2026). Kehadiran jajaran kepolisian melalui program Jumat Berkah ini bertujuan memastikan sekaligus memantau perkembangan kesehatan seorang balita yang dilaporkan mengalami kekurangan gizi.

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono, menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti informasi lapangan terkait adanya balita yang membutuhkan penanganan asupan nutrisi.

"Adanya informasi di lapangan bahwa di wilayah Tambaksari ada indikasi kekurangan gizi. Ternyata setelah kami cek di lapangan, kondisinya sudah semakin membaik," ujar AKP Carsono, Jumat (28/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Ciamis turut menyerahkan bantuan berupa bahan pokok, susu, serta telur guna mendukung pemenuhan asupan gizi harian keluarga terdampak.

AKP Carsono menjelaskan, kegiatan Jumat Berkah diselenggarakan secara berkala sedikitnya satu kali dalam sebulan. Langkah ini merupakan wujud implementasi dari komitmen Kapolres Ciamis melalui konsep AB3 (Ada, Berpikir, Berbuat, dan Bermanfaat).

"Melalui jajaran Satreskrim Polres Ciamis, kami berbuat dan insyaallah bermanfaat bagi masyarakat. Harapannya, kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga responsif terhadap persoalan sosial di tengah warga," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tambaksari, H. Asep Wahyudin, menjelaskan bahwa balita berusia 3 tahun 6 bulan tersebut telah dalam pemantauan tim medis sejak 2025. Karena peningkatan berat badan yang belum signifikan, balita sempat dirujuk ke RSUD Ciamis untuk pemeriksaan spesialis anak.

“Hari Rabu lalu sudah diperiksa oleh dokter spesialis anak di RSUD Ciamis, dan alhamdulillah tidak ada penyakit penyerta maupun indikasi untuk rawat inap. Kenaikan berat badan tercatat dari 9,6 kilogram menjadi 10 kilogram, meski target idealnya berada di kisaran 11–12 kilogram,” terang H. Asep.

Asep menambahkan, secara umum kondisi fisik balita cukup aktif, rutin mengikuti Posyandu, serta memiliki riwayat imunisasi yang lengkap.

Ibu sang balita, Susilawati, mengonfirmasi bahwa pola makan dan pemberian ASI kepada anaknya berjalan normal tanpa ada riwayat penyakit berat. "Tidak ada riwayat sakit, hanya kurang berat badan saja," kata Susilawati.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement