Ikuti Kami :

Disarankan:

VIDEO: Sampah Menggunung di Pasar Cikurubuk, Pedagang Pertanyakan Keseriusan Pemkot Tasikmalaya Tangani Krisis Kebersihan

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:24 WIB

Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menuai keluhan pedagang dan pengunjung pasar.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, kembali menuai keluhan pedagang dan pengunjung pasar. Kondisi sampah yang menggunung hingga menimbulkan bau menyengat dinilai mencerminkan belum optimalnya penanganan kebersihan oleh Pemerintah Kota Tasikmalaya.

Pantauan di lokasi pada Senin (11/5/2026) pagi, sampah terlihat menumpuk hingga mencapai sekitar satu meter dengan panjang puluhan meter. Selain mengeluarkan aroma busuk, tumpukan sampah juga dipenuhi lalat dan mulai mengganggu aktivitas jual beli di kawasan pasar tradisional terbesar di Tasikmalaya tersebut.

Salah seorang pedagang bumbu, Arif Hidayat (41), mengaku kondisi tersebut berdampak langsung terhadap jumlah pembeli yang datang ke pasar. Menurutnya, para pengunjung merasa tidak nyaman karena akses jalan terganggu dan bau sampah semakin menyengat.

“Pedagang jelas terganggu, pembeli juga jadi malas datang karena bau dan banyak lalat. Biasanya ramai, sekarang berkurang,” ujar Arif.

Ia mengatakan, penumpukan sampah sudah terjadi sejak awal Mei 2026 dan hingga kini belum tertangani secara maksimal. Bahkan, sebagian akses jalan di sekitar TPS mulai tertutup sampah.

Meski kondisi tahun ini disebut tidak separah sebelumnya, Arif menilai persoalan sampah di Pasar Cikurubuk terus berulang tanpa solusi permanen dari pemerintah daerah.

“Memang tahun lalu sempat lebih parah, tapi sekarang juga sudah mengganggu aktivitas pasar. Harus segera ditangani,” katanya.

Para pedagang berharap Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya segera melakukan pengangkutan agar aktivitas ekonomi di pasar kembali normal.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Fery Arif Maulana, menyebut pihaknya saat ini masih fokus menangani penumpukan sampah di kawasan TPS 3R Dadaha.

“Sekarang masih pembersihan di Dadaha. Setelah selesai, baru bergeser ke Cikurubuk,” ujar Fery saat dikonfirmasi.

Ia memastikan armada pengangkut sampah untuk Pasar Cikurubuk sebenarnya tersedia dan tidak mengalami kendala teknis. Menurutnya, pengangkutan sampah di kawasan pasar dilakukan rutin setiap hari menggunakan dua armada khusus.

“Tidak ada kendala armada. Nanti tetap akan dilakukan pembersihan,” pungkasnya.

 

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement