TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com – Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Chandra, menghadiri acara sosialisasi pengelolaan bantuan pemerintah untuk pencegahan korupsi yang digelar di Ballroom Hotel Harmoni, Jumat (12/9/2025).
Dalam sambutannya, Diky menegaskan bahwa pergeseran budaya dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya korupsi. “Pergeseran budaya mulai dari perubahan nilai berpikir, kebiasaan, dan pandangan hidup bisa jadi pemicu korupsi, apalagi jika tidak dilandasi moral dan iman yang kuat,” ujarnya.
Diky menekankan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari diri sendiri, dengan menumbuhkan kejujuran dan ketaatan pada aturan. “Ingat, setiap yang kita lakukan akan diminta pertanggungjawabannya. Tidak perlu cara tidak halal memenuhi nafsu dunia, tapi bagaimana kita bersyukur atas yang kita punya,” tegasnya.
Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini bukan hanya memberikan wawasan antikorupsi, tetapi juga memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. Kehadiran tamu dari berbagai instansi, mulai dari pegawai Kementerian, anggota DPR RI, hingga peserta lainnya, turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
“Ada kunjungan puluhan peserta yang belanja di sentra kuliner seperti Bubur Zenal, Tarumpah Slamet, hingga Rujak Icar. Ini menambah perputaran uang di masyarakat sekaligus kontribusi pada PAD,” jelasnya.
Diky menambahkan, acara ini juga menjadi sarana mengenalkan Kota Tasikmalaya lebih luas. “Tidak hanya berbagi ilmu, tapi juga memberi kesempatan bagi para tamu untuk mengenal Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.