Ikuti Kami :

Disarankan:

Wali Kota Tasikmalaya Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dari Korupsi

Selasa, 11 November 2025 | 20:39 WIB
Wali Kota Tasikmalaya Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dari Korupsi
Wali Kota Tasikmalaya Tekankan Penguatan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dari Korupsi.

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, secara resmi membuka kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) yang digelar di Ballroom Hotel Aston Inn, Selasa (11/11/2025) pagi.

TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, secara resmi membuka kegiatan Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) yang digelar di Ballroom Hotel Aston Inn, Selasa (11/11/2025) pagi.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Bersama APH dan APIP dalam Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Korupsi di Daerah.”

Dalam kesempatan itu, Viman yang didampingi Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) memiliki peran penting dalam pengawasan sejak dini melalui sistem peringatan dini (early warning system). Selain itu, APIP juga berfungsi sebagai penjamin mutu, pemberi konsultasi, pemecah masalah, serta pemberi edukasi terkait regulasi.

“APIP memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra manajerial dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan akuntabel dan transparan,” ujar Viman.

Ia menambahkan, Pemkot Tasikmalaya akan terus memperkuat peran Inspektorat Daerah melalui peningkatan kompetensi aparatur pengawasan serta pembangunan budaya integritas di seluruh perangkat daerah.

“Gelar Pengawasan ini sejalan dengan misi Pemerintah Kota Tasikmalaya, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Pemerintahan yang bersih merupakan pondasi utama bagi Kota Tasikmalaya yang maju, religius, dan berkelanjutan,” kata Viman.

Lebih lanjut, Viman menilai kolaborasi antara Aparat Penegak Hukum (APH) dan APIP menjadi kunci dalam membangun sistem pencegahan korupsi yang efektif. Menurutnya, pengawasan bukan semata alat kontrol, melainkan sarana pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan.

Ia juga menyinggung bahwa kegiatan tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia yang mengusung semangat “Satukan Aksi Basmi Korupsi.”

“Pengawasan bukan untuk mencari kesalahan, tetapi untuk mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini agar dapat dicegah sebelum menimbulkan masalah,” tegasnya.

Dilarang menyalin atau menayangkan ulang isi artikel ini, baik sebagian maupun seluruhnya, untuk konten media sosial komersial maupun media lainnya tanpa persetujuan redaksi NewsTasikmalaya.com.
Editor
Konten berikut adalah iklan platform MGID. Newstasikmalaya.com tidak terkait dengan materi konten ini.
Link Disalin
advertisement