TASIKMALAYA, NewsTasikmalaya.com - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya di Kota Tasikmalaya pada Selasa (20/1/2026). Selama berada di kota tersebut, Wapres mengunjungi tiga lokasi, yakni Pasar Cikurubuk, RSUD dr. Soekardjo, dan SMAN 2 Kota Tasikmalaya. Seluruh agenda di Kota Tasikmalaya rampung sekitar pukul 12.00 WIB.
Setelah makan siang di wilayah Kecamatan Indihiang, Wapres Gibran melanjutkan kunjungannya ke Kabupaten Tasikmalaya. Sekira pukul 13.00 WIB, rombongan bergerak menuju Pondok Pesantren Cipasung.
Wapres tiba di Pondok Pesantren Cipasung pada pukul 13.30 WIB dan disambut langsung oleh Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Wakil Bupati Asep Sofari Al-Ayubi, jajaran pengurus pondok pesantren, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tasikmalaya.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung keterampilan para santri, khususnya di bidang Artificial Intelligence (AI) dan robotika. Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran menyaksikan berbagai karya robotik hasil pengembangan santri yang dipraktikkan langsung di hadapan tamu undangan.
Salah satu karya yang menarik perhatian Wapres adalah pemanfaatan teknologi AI sebagai alat bantu untuk menilai benar dan salah pelafalan santri saat mengaji. Wapres Gibran mengaku terkesan dengan inovasi tersebut dan mendorong agar hasil karya para santri dapat terus dikembangkan.
Dalam sambutannya, Wapres Gibran meminta Bupati Tasikmalaya dan Wakil Gubernur Jawa Barat untuk melakukan pengawasan dan pendampingan agar inovasi yang dihasilkan santri dapat dikembangkan lebih lanjut. Ia juga menekankan pentingnya mendorong generasi muda agar terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi.
"Sesuai instruksi Presiden, tingkatkan investasi di bidang SDM, dengan membangun ratusan sekolah rakyat," ujar Wapres Gibran.
Lebih lanjut, Gibran mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan swasta telah berkomitmen memberikan kuota pelatihan AI dan robotika bagi 50 ribu santri di seluruh Indonesia, termasuk santri Pondok Pesantren Cipasung.
"Kerjasama dengan swasta nanti seperti dari Microsoft dan perusahaan nanti harus membackup santri dan pesantren. Termasuk PRSI terkait pelatihan Robotik tetap dikawal," jelas Gibran.
Sementara itu, Sekretaris Yayasan Pondok Pesantren Cipasung, Abdul Chobir, menyampaikan bahwa kunjungan Wapres Gibran diharapkan dapat memberikan dukungan nyata bagi pondok pesantren dalam menghadapi perkembangan zaman dan teknologi.
"Dengan harapan mudah-mudahan, kedatangan Wapres Gibran, dapat membuat pesantren termasuk pendidik dan santri Cipasung lebih siap dalam menghadapi perkembangan zaman dan teknologi yang semakin maju,” pungkas Chobir.
Usai melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Cipasung, Wapres Gibran langsung bertolak menuju Landasan Lanud Wiriadinta Tasikmalaya untuk selanjutnya kembali ke Jakarta.